Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Petasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang bocah SD berinisial AP, 12, asal Kedungdowo Wetan, Pampang, Kapanewon Paliyan, mengalami luka serius seusai mercon rakitan yang diuji coba meledak, Senin (2/3/2026). Korban kini dirawat intensif di rumah sakit.
Kapolsek Paliyan, AKP Slamet Riyanto, menjelaskan kejadian bermula saat korban merakit mercon secara mandiri di belakang rumahnya. Seusai proses perakitan selesai, korban mencoba menyalakan petasan tersebut menggunakan korek api.
Namun, setelah sumbu dibakar, mercon tidak langsung meledak. Karena penasaran, korban kemudian memegang petasan tersebut untuk memastikan kondisinya. Pada saat itulah ledakan tiba-tiba terjadi dan melukai tangan korban.
"Korban sempat berlari ke rumah untuk memberitahu neneknya kalau terkena ledakan petasan," kata Slamet kepada wartawan, Senin malam.
Seusai menerima laporan tersebut, nenek korban bersama keluarga segera membawa AP ke Rumah Sakit PKU Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka serius pada tangan kanan akibat ledakan mercon rakitan. Ibu jari korban dilaporkan mengalami patah, sedangkan jari telunjuk dan jari tengah mengalami luka-luka.
"Yang terluka tangan kanan. Ibu jarinya mengalami patah, sedangkan telunjuk dan jari tengah juga mengalami luka-luka," ungkapnya.
Slamet menambahkan, aparat kepolisian telah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bersama sehingga kasus sama tidak terulang. Kami meminta kepada orang tua juga terus memperhatikan aktivitas abak-anak sehingga bisa terhindar dari hal-hal yang berbahaya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.