Kelas Makin Sepi Lima SD di Gunungkidul Akhirnya Digabung
Lima SD negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran baru akibat kekurangan murid. Berikut daftar sekolah yang diregrouping.
Petasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang bocah SD berinisial AP, 12, asal Kedungdowo Wetan, Pampang, Kapanewon Paliyan, mengalami luka serius seusai mercon rakitan yang diuji coba meledak, Senin (2/3/2026). Korban kini dirawat intensif di rumah sakit.
Kapolsek Paliyan, AKP Slamet Riyanto, menjelaskan kejadian bermula saat korban merakit mercon secara mandiri di belakang rumahnya. Seusai proses perakitan selesai, korban mencoba menyalakan petasan tersebut menggunakan korek api.
Namun, setelah sumbu dibakar, mercon tidak langsung meledak. Karena penasaran, korban kemudian memegang petasan tersebut untuk memastikan kondisinya. Pada saat itulah ledakan tiba-tiba terjadi dan melukai tangan korban.
"Korban sempat berlari ke rumah untuk memberitahu neneknya kalau terkena ledakan petasan," kata Slamet kepada wartawan, Senin malam.
Seusai menerima laporan tersebut, nenek korban bersama keluarga segera membawa AP ke Rumah Sakit PKU Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka serius pada tangan kanan akibat ledakan mercon rakitan. Ibu jari korban dilaporkan mengalami patah, sedangkan jari telunjuk dan jari tengah mengalami luka-luka.
"Yang terluka tangan kanan. Ibu jarinya mengalami patah, sedangkan telunjuk dan jari tengah juga mengalami luka-luka," ungkapnya.
Slamet menambahkan, aparat kepolisian telah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bersama sehingga kasus sama tidak terulang. Kami meminta kepada orang tua juga terus memperhatikan aktivitas abak-anak sehingga bisa terhindar dari hal-hal yang berbahaya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima SD negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran baru akibat kekurangan murid. Berikut daftar sekolah yang diregrouping.
Kemendikdasmen terbitkan SE pembatasan gawai di sekolah. Menteri Abdul Mu'ti: bukan larangan, tapi perlindungan dari adiksi & konten negatif.
Jadwal wakil Indonesia di hari pertama Japan Open 2026. Jonatan Christie, Alwi Farhan, serta Febriana/Meilysa menghadapi tantangan berat di Tokyo.
DJ mengalahkan dokter sebagai pekerjaan impian warga AS. Data Remitly: DJ 97.930 pencarian, dokter 79.860. Tantangan industri EDM & media sosial.
WhatsApp stop dukung iPhone 5s, Samsung Galaxy S4, dan 10 ponsel lawas lainnya. Syarat minimum naik September & November 2026. Cek daftar lengkapnya.
Semifinal Spanyol vs Prancis di Piala Dunia 2026 memanas. Rodri minta Yamal tenang, Konate ogah terpancing provokasi. Laga diprediksi taktis & ketat.