Ini Penerima Ganti Rugi Tol Jogja-YIA Tertinggi Rp7,1 M di Kulonprogo
Warga Karangsari Kulonprogo menerima ganti rugi Tol Jogja-YIA hingga Rp7,1 miliar. Total pencairan mencapai Rp85,2 miliar.
Sebanyak 19 warga terdampak pengadaan lahan Tol Jogja-YIA mendatangi Aula Kantor Kelurahan Wates pada Rabu (4/3/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk memproses tahap akhir pembayaran uang ganti rugi (UGR) atas lahan yang dibebaskan untuk proyek strategis tersebut. - Harian Jogja/Khairul Ma'arif
Harianjogja.com, KULONPROGO–Proses pengadaan lahan untuk proyek strategis nasional terus bergulir hingga memasuki Wates, Kulonprogo. Kantor Pertanahan (BPN) Kulonprogo secara resmi memulai pembayaran uang ganti rugi (UGR) proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-YIA untuk wilayah Wates, dengan total kucuran dana mencapai Rp32,6 miliar pada tahap perdana ini.
Pembayaran yang berlangsung di Kantor Kelurahan Wates, Rabu (4/3/2026) ini menyasar 22 bidang lahan yang berlokasi di Padukuhan Beji.
Berbeda dengan termin sebelumnya yang didominasi wilayah Sentolo dan Nanggulan, pencairan kali ini mencakup 21 bidang tanah dan satu unit bangunan, dengan nilai kompensasi yang bervariasi mulai dari Rp72 juta hingga angka tertinggi menyentuh Rp6 miliar per penerima.
“Hari ini dilaksanakan pembayaran UGR tanah milik warga yang terkena proyek pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol di Padukuhan Beji sebanyak 22 bidang,” ujar Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan BPN Kulonprogo, Eko Herry Supriyanto, Rabu.
Meski hak kepemilikan telah dilepaskan, warga terdampak masih diberikan kebijakan untuk menempati bangunan mereka sementara waktu hingga muncul instruksi pengosongan lahan secara resmi dari pihak otoritas.
Salah satu warga penerima manfaat, Rika Wulan Marheni, mengaku lega setelah menanti proses pencairan selama kurang lebih satu tahun.
Ia berencana mengalokasikan dana tersebut untuk mencari lahan pengganti dan membangun hunian baru, namun secara tegas memilih untuk tidak membelanjakan uangnya demi kendaraan mewah lantaran prioritas utamanya adalah memulihkan fungsi tempat tinggal yang hilang akibat lintasan proyek jalan bebas hambatan tersebut.
Fenomena menarik pun mewarnai lokasi pembayaran, di mana sejumlah pramuniaga otomotif tampak bersiaga untuk menawarkan unit mobil kepada para miliarder baru tersebut.
Para tenaga pemasar dari Honda Anugerah Pusat menilai momen pencairan ganti rugi Tol Jogja-YIA di Wates sebagai pasar potensial, terutama bagi warga yang lahan terdampaknya berupa sawah sehingga mereka tidak memiliki urgensi mendesak untuk membeli rumah baru dan cenderung memiliki dana menganggur.
Kehadiran para tenaga pemasar ini merupakan bagian dari strategi jemput bola guna menangkap peluang beli masyarakat menjelang momentum lebaran yang biasanya diiringi dengan berbagai promo menarik.
Pihak perbankan dan petugas administrasi terus mengawal proses transaksi agar dana kompensasi pembangunan Jalan Tol Jogja-YIA ini dapat segera dimanfaatkan oleh warga Wates, baik untuk keperluan investasi properti kembali maupun pemenuhan kebutuhan hidup lainnya pascapelepasan hak atas tanah mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Karangsari Kulonprogo menerima ganti rugi Tol Jogja-YIA hingga Rp7,1 miliar. Total pencairan mencapai Rp85,2 miliar.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.