Pasang Reklame Ilegal di Bantul Kini Terancam Denda
Satpol PP Bantul kini menindak pelanggar reklame ilegal melalui sidang justisi dan denda untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan.
Foto ilustrasi dapur MBG yang dikelola SPPG, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul akan segera mengumpulkan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membahas percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sekaligus mendorong pemanfaatan produk pelaku UMKM lokal sebagai bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bantul, Hermawan Setiaji, mengatakan pertemuan diagendakan bulan ini. Salah satu fokus utama adalah penyelesaian SLHS bagi dapur penyedia MBG. Saat ini, dari ratusan SPPG, baru sekitar 40 unit atau kurang dari 50 persen yang telah mengantongi sertifikat tersebut.
“Yang pertama itu nanti berkaitan dengan percepatan SLHS. Kenyataannya kan SLHS-nya belum selesai semua. Dari seratusan SPPG, yang sudah selesai belum sampai 50 persen atau sekitar 40 SPPG,” ujar Hermawan, Kamis (5/3).
Selain sertifikasi, Pemkab Bantul juga ingin memastikan kebutuhan bahan baku program MBG dapat diambil dari pelaku UMKM yang berada di sekitar lokasi dapur SPPG. Hal ini diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal sekaligus memperkuat keterlibatan UMKM dalam program.
“Kita ingin mendorong mereka itu nanti belanjanya di UMKM sekitar lokasi. Misalkan yang paling gampang, kalau SPPG Pajangan ya belinya di sekitar Pajangan juga. Di sana kan banyak warung dan pelaku usaha yang bisa menyediakan kebutuhan itu,” tambahnya.
Kelompok Wanita Tani (KWT) Bantul sebelumnya mengharapkan keterlibatan sebagai pemasok bahan MBG. Ketua KWT, Supriyati, menyebut sejak uji coba MBG pada Agustus 2025, pihaknya belum pernah diajak bekerja sama. Padahal KWT mampu menyediakan bahan pangan berkualitas, termasuk beras baru hasil panen lokal, serta berbagai makanan ringan berbahan pertanian lokal.
“Kita punya produk makanan kering mulai dari roti, ceriping tela, melinjo hingga jagung namun tak dilirik SPPG. Padahal MBG saat Ramadan menunya adalah makanan kering yang dibagikan kepada siswa,” ujar Supriyati.
Dengan langkah ini, Pemkab Bantul berharap program MBG dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM sekitar dapur SPPG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Bantul kini menindak pelanggar reklame ilegal melalui sidang justisi dan denda untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.