KA Bandara YIA PSO Layani 1,23 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Penumpang KA Bandara YIA PSO mencapai 1,23 juta orang hingga Agustus 2026, naik 2,97% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Ilistrasi uji sample makanan./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menemukan satu sampel jajanan yang mengandung zat pewarna tekstil berbahaya dalam pemeriksaan makanan di kawasan Kampung Ramadan Jogokariyan, Kamis (5/3/2026). Pedagang yang menjual jajanan tersebut langsung diberikan pembinaan.
Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani, mengatakan temuan tersebut berasal dari sampel gulali yang positif mengandung Rhodamin B. Zat tersebut merupakan pewarna sintetis yang dilarang digunakan dalam makanan karena berbahaya bagi kesehatan.
Pemeriksaan dilakukan melalui kegiatan sampling dan uji cepat terhadap berbagai jajanan yang dijual di pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan, yang menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat mencari takjil selama bulan Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sebanyak 19 sampel makanan untuk diperiksa kandungannya di Kantor Kelurahan Mantrijeron.
“Setelah diperiksa, ada satu sampel yakni gulali yang mengandung Rhodamin B. Zat ini merupakan pewarna yang tidak diperbolehkan digunakan dalam makanan,” kata Emma, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan pengambilan sampel makanan dilakukan dengan memprioritaskan jajanan yang secara visual memiliki warna mencolok. Hal itu dilakukan karena warna yang terlalu terang dikhawatirkan mengandung bahan berbahaya seperti pewarna tekstil maupun bahan tambahan lain yang berisiko bagi kesehatan.
Selain gulali dan mi pentil, sejumlah makanan lain juga ikut diuji. Beberapa di antaranya bakso pentol, sempol, es buah, nasi cumi, nasi teri, ketupat, serta berbagai jajanan lainnya.
“Kami mencurigai terutama makanan dengan warna mencolok atau yang berpotensi mengandung boraks. Tadi ada mi pentil juga yang kami cek, karena warnanya sangat kuning,” ujarnya.
Meski demikian, kandungan Rhodamin B hanya ditemukan pada gulali. Sementara berbagai makanan lainnya dinyatakan aman dari bahan berbahaya.
“Untuk ikan, cumi, dan bakso yang biasanya rawan formalin, hasil pemeriksaan hari ini negatif,” katanya.
Dinkes Kota Jogja juga memberikan pembinaan kepada pedagang gulali tersebut serta melakukan edukasi terkait keamanan pangan kepada panitia penyelenggara pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang KA Bandara YIA PSO mencapai 1,23 juta orang hingga Agustus 2026, naik 2,97% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Harga minyak nasional Januari–September 2026 mencapai US$85–90 per barel. Pemerintah tetap menjaga harga Pertalite dan Biosolar.
Dua warga Lumbungkerep Klaten menjadi penumpang KM Virgo Transport 8. Danang selamat, sedangkan Bagus masih dalam pencarian.
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.
Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah hilang kontak tiga hari di perairan Banggai dan terdampar di Sulawesi Utara.