Sirip Malioboro Ditutup Bertahap, Pemkot Jogja Fokus Perhatikan Akses Difabel
Pemkot Jogja menguji penutupan sirip Malioboro secara bertahap. Akses warga, difabel, dan lansia menjadi perhatian sebelum kebijakan diterapkan.
Ilistrasi uji sample makanan./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menemukan satu sampel jajanan yang mengandung zat pewarna tekstil berbahaya dalam pemeriksaan makanan di kawasan Kampung Ramadan Jogokariyan, Kamis (5/3/2026). Pedagang yang menjual jajanan tersebut langsung diberikan pembinaan.
Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani, mengatakan temuan tersebut berasal dari sampel gulali yang positif mengandung Rhodamin B. Zat tersebut merupakan pewarna sintetis yang dilarang digunakan dalam makanan karena berbahaya bagi kesehatan.
Pemeriksaan dilakukan melalui kegiatan sampling dan uji cepat terhadap berbagai jajanan yang dijual di pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan, yang menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat mencari takjil selama bulan Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sebanyak 19 sampel makanan untuk diperiksa kandungannya di Kantor Kelurahan Mantrijeron.
“Setelah diperiksa, ada satu sampel yakni gulali yang mengandung Rhodamin B. Zat ini merupakan pewarna yang tidak diperbolehkan digunakan dalam makanan,” kata Emma, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan pengambilan sampel makanan dilakukan dengan memprioritaskan jajanan yang secara visual memiliki warna mencolok. Hal itu dilakukan karena warna yang terlalu terang dikhawatirkan mengandung bahan berbahaya seperti pewarna tekstil maupun bahan tambahan lain yang berisiko bagi kesehatan.
Selain gulali dan mi pentil, sejumlah makanan lain juga ikut diuji. Beberapa di antaranya bakso pentol, sempol, es buah, nasi cumi, nasi teri, ketupat, serta berbagai jajanan lainnya.
“Kami mencurigai terutama makanan dengan warna mencolok atau yang berpotensi mengandung boraks. Tadi ada mi pentil juga yang kami cek, karena warnanya sangat kuning,” ujarnya.
Meski demikian, kandungan Rhodamin B hanya ditemukan pada gulali. Sementara berbagai makanan lainnya dinyatakan aman dari bahan berbahaya.
“Untuk ikan, cumi, dan bakso yang biasanya rawan formalin, hasil pemeriksaan hari ini negatif,” katanya.
Dinkes Kota Jogja juga memberikan pembinaan kepada pedagang gulali tersebut serta melakukan edukasi terkait keamanan pangan kepada panitia penyelenggara pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menguji penutupan sirip Malioboro secara bertahap. Akses warga, difabel, dan lansia menjadi perhatian sebelum kebijakan diterapkan.
Joanna Wietrzyk menang HYROX Beijing setelah insiden di tengah lomba. Kenali profil dan prestasi atlet Australia tersebut.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. Toyota menyumbang 353.778 unit atau 41,2 persen.
Liverpool vs Tottenham di Carabao Cup, Rabu dini hari. The Reds mengejar gelar ke-11, Spurs mencari momentum setelah paceklik gol.
15 September 2026 memperingati Hari Demokrasi Internasional. Simak juga Hari Insinyur Sedunia dan Greenpeace Day.
Suahasil Nazara resmi jadi Menkeu menggantikan Purbaya. Simak gaji pokok, tunjangan, dana operasional, dan fasilitas menteri.