Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mengintensifkan program penambalan jalan menjelang Lebaran 2026. Perbaikan tidak hanya difokuskan pada jalur yang dilalui pemudik, tetapi juga menyasar ruas jalan menuju kawasan wisata.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengatakan kegiatan penambalan jalan telah dimulai dan akan terus dioptimalkan hingga H-1 Lebaran.
Untuk kegiatan pemeliharaan jalan tahun ini, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Meski demikian, dana tersebut tidak hanya digunakan untuk perbaikan menjelang Lebaran karena dialokasikan untuk pemeliharaan jalan sepanjang tahun.
“Memang kegiatan penambalan diintensifkan jelang Lebaran, tapi pagu anggaran yang dimiliki dipergunakan hingga Desember mendatang,” kata Rakhmadian, Jumat (6/3/2026).
Dukung Kelancaran Arus Mudik
Menurut dia, penambalan dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menekan potensi kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak atau berlubang.
Ia menjelaskan bahwa penanganan melalui penambalan hanya bersifat sementara, sembari menunggu perbaikan jalan secara menyeluruh yang direncanakan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua 2026.
“Penambalan hanya solusi jangka pendek, karena juga ada perbaikan secara menyeluruh. Tapi, pelaksanaannya baru dimulai triwulan kedua 2026,” ungkapnya.
Jalur Wisata Ikut Jadi Sasaran
Rakhmadian mengakui beberapa ruas jalan kabupaten menjadi prioritas penanganan, terutama jalur yang biasa dilalui pemudik. Selain itu, jalan menuju kawasan wisata seperti pantai juga menjadi fokus perbaikan.
Langkah ini dilakukan karena libur Lebaran biasanya diikuti dengan peningkatan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Gunungkidul.
“Penambalan memang merupakan penanganan dalam skala ringan, tapi paling tidak bisa membantu untuk kelancaran akses dan mengurangi risiko kecelakaan,” katanya.
38 Persen Jalan Kabupaten Masih Rusak
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul Wadiyana menambahkan total panjang ruas jalan kabupaten di Gunungkidul mencapai 1.086,144 kilometer.
Dari jumlah tersebut, jalan yang masuk kategori mantap baru sekitar 62 persen.
“Untuk yang 38%, kondisinya masih rusak dengan skala berat, ringan hingga sedang,” katanya.
Menurut Wadiyana, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas jalan setiap tahun. Namun, perbaikan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Selain mengandalkan dana dari APBD kabupaten, pemerintah juga mengajukan bantuan perbaikan jalan kepada Pemerintah DIY dan Pemerintah Pusat.
“Berbagai cara terus kami lakukan, agar kondisi jalan kabupaten bisa masuk kategori mantap sehingga tidak membahayakan bagi pengguna jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.