Gempa 7 Magnitudo di NTT Terasa di Lombok, BMKG Keluarkan Peringatan
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Gerbang Tol Prambanan setelah dibuka pada Rabu (2/7/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Arus mudik Lebaran 2026 menuju Yogyakarta mulai terasa. Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mencatat peningkatan kendaraan yang masuk ke wilayah Jogja melalui Gerbang Tol Prambanan dalam dua hari terakhir.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY, Rizki Budi Utomo, mengatakan lonjakan kendaraan tersebut terlihat dari volume kendaraan yang melintas menuju Yogyakarta melalui jalur tol. Data sementara menunjukkan jumlah kendaraan yang masuk terus bertambah dibandingkan hari sebelumnya.
"Ada kenaikan jumlah kendaraan dari Gerbang Tol Prambanan yang masuk Yogyakarta," ujar Rizki saat dihubungi di Yogyakarta, Sabtu.
Dishub DIY mencatat pada 13 Maret 2026 terdapat sebanyak 5.269 kendaraan yang masuk ke wilayah Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan.
"Hari kemarin total kendaraan yang masuk Yogyakarta dari Tol Prambanan 5.269 kendaraan. Hari ini (14/3) sampai 20.00 WIB sudah di angka 6.778 kendaraan," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan Dishub DIY, peningkatan arus kendaraan menuju Jogja tersebut paling terlihat pada sore hari. Lonjakan volume lalu lintas biasanya terjadi pada rentang waktu pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.
Sementara itu, Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menyampaikan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 di wilayah DIY diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.
"Diperkirakan 18 sampai 19 Maret untuk arus mudik. Kalau arus balik 23 sampai 24 Maret, bisa jadi juga 28 sampai 29 Maret," ujar Erni.
Selain kendaraan pribadi yang meningkat melalui jalur darat, pergerakan pemudik menggunakan moda transportasi lain seperti kereta api dan pesawat juga mulai menunjukkan tren kenaikan dibandingkan hari biasa.
"Kalau dari KAI dan Angkasa Pura sudah mulai ada peningkatan dari hari biasa," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran, Dishub DIY melakukan pemantauan lalu lintas di sejumlah simpul transportasi utama. Pengawasan dilakukan di terminal, stasiun, bandara, hingga jalur-jalur utama menuju wilayah Yogyakarta.
Pemantauan kondisi lalu lintas tersebut juga didukung pemanfaatan teknologi melalui 65 titik Area Traffic Control System (ATCS) yang digunakan untuk memonitor pergerakan kendaraan secara real time di berbagai ruas jalan di wilayah DIY.
Selain ATCS, Dishub DIY juga mengoperasikan tiga titik Variable Message Sign (VMS) yang berfungsi menyampaikan informasi kondisi lalu lintas secara langsung kepada masyarakat dan para pemudik yang melintas di wilayah Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.