Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka di Rumah Warga Pajangan Bantul
Pria 40 tahun ditemukan tewas penuh luka di rumah warga Pajangan Bantul. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Foto ilustrasi kamar hotel, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Reservasi hotel di Bantul menjelang Lebaran 2026 masih jauh dari harapan. Hingga H-4 hari raya, tingkat pemesanan kamar bahkan belum menembus 30 persen.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul, Yohanes Hendra, menyebut kondisi ini membuat pelaku usaha perhotelan menghadapi situasi yang berat menjelang momen libur panjang Idulfitri.
"Kalau bisa dibilang pelaku usaha hotel ya menangis tahun ini. Sampai hari ini angka reservasi masih di bawah 30 persen," kata Yohanes Hendra, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, penurunan reservasi tidak hanya terjadi di wilayah Bantul, tetapi juga dirasakan di Yogyakarta yang selama ini menjadi destinasi utama wisatawan saat libur Lebaran.
Hendra menjelaskan bahwa posisi Bantul sering dianggap berada di kawasan penyangga atau “ring tiga” destinasi wisata Jogja. Karena itu, jika tingkat hunian hotel di pusat kota menurun, dampaknya biasanya lebih terasa di daerah sekitar.
"Mungkin itu tadi, karena kembali lagi ya, perekonomian yang cukup lambat untuk berjalannya perekonomian mengakibatkan untuk para konsumen untuk menjaga," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa pada periode yang sama tahun lalu, tingkat reservasi hotel di Bantul masih mampu mencapai sekitar 50 persen. Kondisi tahun ini disebutnya jauh lebih berat bagi pelaku usaha perhotelan, padahal libur Lebaran biasanya menjadi momentum yang sangat dinantikan untuk meningkatkan pendapatan.
"Bisa jadi juga akibat libur Lebaran yang berdekatan dengan akhir tahun kemarin. Namun di akhir tahun lalu pun juga tingkat okupansinya kan juga kurang begitu bagus," katanya.
PHRI Bantul sebenarnya menargetkan tingkat okupansi hotel selama libur Lebaran tahun ini bisa mencapai sekitar 70 persen. Namun, dengan waktu yang semakin mendekati hari raya, target tersebut dinilai cukup sulit dicapai.
"Dengan situasi seperti ini okupansinya 50% saja sudah alhamdulillah. Promosi sudah jelas kami gencarkan ya, apalagi dari mulai awal Ramadan kita mulai gencar untuk promosi, tapi ya kembali lagi. Kalau memang masalah ekonomi berarti masalah kebutuhan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria 40 tahun ditemukan tewas penuh luka di rumah warga Pajangan Bantul. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 26 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Aplikasi iPhone tidak muncul di Home Screen atau Search? Simak cara menemukan aplikasi tersembunyi di iOS 18 melalui Settings dan App Library.