Saat Perajin Wayang Kian Langka, Subandi Tetap Menyalakan Tradisi
Subandi Giyanto tetap melestarikan lukisan kaca dan tatah sungging di Bantul sambil mencetak generasi baru lewat pelatihan gratis.
Pembuangan sampah open dumping. - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Lonjakan aktivitas warga dan kunjungan wisatawan saat libur Idulfitri diperkirakan mendorong peningkatan volume sampah di Bantul. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul memprediksi kenaikan tersebut mencapai sekitar delapan persen dibanding hari biasa.
Kondisi ini membuat produksi sampah harian diperkirakan menyentuh angka 100 ton selama periode Lebaran. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan hari normal yang berada di kisaran 95 ton per hari.
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho menyebut kenaikan ini masih dalam batas yang terkendali. Ia menilai pola peningkatan tersebut serupa dengan kondisi Lebaran tahun sebelumnya.
"Peningkatannya sekitar 8% dari hari normal," kata Bambang, Selasa (17/3/2026).
Mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH Bantul menyiapkan langkah operasional di lapangan. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Bantul Esti Puspitaningtyas menjelaskan, dua tim khusus akan diterjunkan selama masa libur.
Tim tersebut masing-masing bertugas menangani potensi penumpukan sampah serta membantu penanganan bencana. Selain itu, armada truk pengangkut juga disiapkan untuk mendukung operasional di lapangan.
"Kemudian kami juga siapkan armada truknya. Untuk area publik dan wisata turut akan kami layani," ujar Esti.
Penanganan ini akan difokuskan pada area publik dan destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas. DLH Bantul juga akan berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk BPBD dan Dispar Bantul.
Esti menambahkan, tim akan mulai bertugas sejak 18 Maret hingga 24 Maret selama masa cuti Idulfitri. Periode ini dinilai krusial karena bertepatan dengan puncak mobilitas masyarakat.
Selain upaya dari pemerintah, masyarakat juga diminta ikut berperan aktif dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
"Kami mohon bantuan masyarakat juga untuk tetap mendukung pengelolaan sampah di hulu. Jadi tetap memilah, kemudian kalau membuang sampah ya pada tempat yang sudah ditentukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subandi Giyanto tetap melestarikan lukisan kaca dan tatah sungging di Bantul sambil mencetak generasi baru lewat pelatihan gratis.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.