73.363 BPJS Dinonaktifkan, Gunungkidul Aktivasi Ulang 32.845 Peserta
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Sejumlah wisatawan bermain kano di kawasan Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, belum lama ini. - Harian Jogja/David Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lonjakan wisatawan saat libur Lebaran diperkirakan akan terkonsentrasi di tiga kawasan unggulan di Gunungkidul. Kepadatan pengunjung diprediksi terjadi di sejumlah titik favorit yang kini menjadi magnet baru bagi pelancong.
Tiga destinasi tersebut berada di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari; kawasan Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang; serta Bukit Paralayang Watugupit di Kapanewon Purwosari. Ketiganya saat ini mencatat tren kunjungan paling tinggi.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan ketiga lokasi tersebut menjadi tujuan utama wisatawan karena memiliki daya tarik beragam dalam satu kawasan.
“Tiga destinasi ini menjadi daya tarik utama untuk saat sekarang karena banyak datang ke sini,” kata Hary, Selasa (17/3/2026).
Di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, wisatawan dapat menikmati wahana seperti On The Rock dan Drini Park, serta aktivitas air seperti kano dan snorkeling.
Sementara itu, kawasan Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang menawarkan berbagai spot wisata modern, mulai dari Teras Kaca, HeHa Ocean View hingga Gesing Wonderland.
Adapun di Bukit Paralayang Watugupit di Kapanewon Purwosari, pengunjung dapat menikmati panorama dari ketinggian serta destinasi seperti Obelix Sea View yang kini kian populer.
Untuk mengantisipasi kepadatan saat libur Lebaran, koordinasi lintas instansi telah dilakukan. Pengaturan lalu lintas disiapkan agar mobilitas wisatawan tetap lancar dan aman.
“Harus diantisipasi agar tidak terjadi kemacetan agar para pengunjung bisa tetap aman dan nyaman,” ujar Hary.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Nanang Putranto, menambahkan persiapan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Perhubungan, Polres Gunungkidul, BPBD, Satlinmas Rescue Istimewa hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
“Persiapan ini jadi bagian agar pelaksanaan libur Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Nanang.
Selama periode libur Lebaran di Gunungkidul yang berlangsung lima hari mulai 20 hingga 25 Maret 2026, jumlah kunjungan ditargetkan mencapai 93.191 wisatawan.
Target tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang menembus lebih dari 100.000 pengunjung. Penyesuaian dilakukan karena durasi libur tahun ini lebih singkat. “Kami optimistis bisa memenuhi target ini,” ujarnya.
Selain itu, sektor pariwisata diharapkan mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1.701.128.700 dari retribusi masuk kawasan wisata.
“Tambahan ini tentunya juga sebagai upaya mencapai target PAD wisata yang dibebankan di 2026,” kata Nanang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Sebanyak 4.278 anak di Sleman tercatat tidak sekolah. Pemkab meluncurkan Gandheng ATS berbasis EWS untuk mendeteksi risiko putus sekolah.
Brussels memperpanjang status waspada kekeringan level kuning akibat cadangan air tanah terus menurun dan cuaca kering yang masih berlanjut.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap di SIMMADE, MPP, Simenor Ngabuburit, dan Satpas 1450 beserta biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Agustus 2026 lengkap, mulai SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga Saturday Night Service beserta syaratnya.
SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 melayani perpanjangan SIM serta pembayaran PKB tahunan. Cek jadwal dan syaratnya.