Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Foto ilustrasi kantong plastik. Dibuat dengan AI.
Harianjogja.com, JOGJA— Kenaikan harga plastik di awal April 2026 mulai terasa di Pasar Beringharjo. Para pedagang memilih menahan harga dagangan dengan menyiasati penggunaan kantong plastik dan mendorong pembeli membawa tas sendiri.
Salah satu pedagang sayur, Ida, mengaku harga plastik melonjak hingga dua kali lipat. “Untuk plastik sedang ukuran 2 kg yang biasanya Rp4.500, sekarang jadi Rp9.000, naik dua kali lipat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Meski beban biaya meningkat, pedagang belum menaikkan harga jual. Mereka menyiasati dengan penggunaan plastik yang lebih efisien. “Cuma dibikin efektif seefektif mungkin saja. Kalau misalkan belinya banyak, ya kita kasih kantong yang gede sekalian, nggak printil-printil gitu, dijadikan satu,” katanya.
Upaya lain dilakukan dengan mengajak pembeli beralih ke kantong belanja sendiri. “Kami sambil mensosialisasikan, besok lagi bawa tas sendiri biar enak, saya bilang gitu,” ungkapnya.
Selain menghemat biaya, langkah ini juga dinilai membantu mengurangi sampah plastik sekali pakai. Ida bahkan menyarankan penggunaan tas daur ulang yang bisa dipakai berulang kali. “Bisa dilipa sampai kecil. Nah itu kan bisa dicuci juga,” kata dia.
Di sisi lain, harga komoditas sayur juga masih fluktuatif. Ia menyebut cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp75.000, setelah sempat menyentuh Rp110.000. “Fluktuatif, dipengaruhi ketersediaan barang dan faktor cuaca. Utara kan hujan terus,” ujarnya.
Kenaikan harga plastik juga dirasakan pelaku usaha lain. Heri Kurniawan, pengusaha sablon plastik di Jogja, mengatakan lonjakan sudah terjadi sejak sebelum Lebaran.
Ia mencontohkan harga plastik ziplock naik dari Rp96.000 menjadi Rp125.000 per 100 lembar. “Biasanya Rp150 per 100 biji, sekarang saya jual sampai Rp185.000,” katanya.
Menurutnya, kenaikan ini menjadi yang tertinggi selama menjalankan usaha, sehingga tarif jasa pun ikut menyesuaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Demo warga Bantul menuntut dukuh Banyon dicopot setelah diduga melakukan pungli dan menggadaikan sertifikat tanah milik warga.
Bareskrim mengungkap fakta sindikat judi online Hayam Wuruk, melibatkan ratusan WNA, 15 perusahaan sponsor, dan keuntungan Rp1,69 triliun.
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Harga minyak dunia kembali naik setelah ketegangan AS-Iran memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah dari Timur Tengah.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.