11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem, Diduga Titipan Mahasiswi
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Foto ilustrasi pembayaran parkir digital, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten Sleman terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Hingga akhir Maret 2026, retribusi dari parkir tepi jalan umum dan tempat khusus parkir (TKP) telah menembus lebih dari Rp844 juta.
Kepala UPTD Pengelolaan Perparkiran Dinas Perhubungan Sleman, Wahyu Slamet, mengatakan capaian tersebut ditopang oleh penerapan sistem pembayaran digital yang semakin luas.
Berdasarkan data realisasi hingga Maret 2026, retribusi TKP di luar badan jalan tercatat sebesar Rp403,35 juta atau sekitar 18 persen dari target tahunan Rp2,25 miliar.
Kawasan Godean menjadi penyumbang terbesar, dengan pendapatan mencapai Rp221 juta. Capaian ini didukung operasional gedung parkir dua lantai di Pasar Godean yang telah menerapkan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS.
Sementara itu, sektor parkir tepi jalan umum (TJU) menyumbang Rp440,93 juta atau sekitar 17 persen dari target Rp2,64 miliar. Wilayah Depok, Gamping, dan Kalasan menjadi kontributor utama dalam kategori ini.
Digitalisasi Tekan Kebocoran
Wahyu menjelaskan, transformasi sistem pembayaran digital menjadi kunci dalam meningkatkan transparansi sekaligus menekan potensi kebocoran retribusi.
“Realisasi ini akan terus kita dorong melalui sosialisasi kepada masyarakat agar terbiasa menggunakan pembayaran non-tunai. Dengan sistem digital, kebocoran retribusi dapat ditekan dan laporan ke bendahara penerima menjadi lebih akurat,” ujarnya, Kamis (10/4/2026).
Di kawasan Pasar Godean, penggunaan QRIS juga telah dibedakan berdasarkan titik parkir untuk memudahkan pelaporan, seperti QRIS 01 untuk area pojok pasar dan QRIS 02 untuk gedung parkir.
UPTD Perparkiran Sleman optimistis realisasi pendapatan akan terus meningkat pada kuartal berikutnya. Hal ini didukung rencana penambahan fasilitas parkir serta penguatan pengawasan melalui pemasangan CCTV di sejumlah area publik.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pengguna jasa parkir sekaligus memperkuat kontribusi sektor ini terhadap PAD Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.