Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Lokasi Lumbung Mataraman di Padukuhan Kemorosari 2 di Kalurahan Piyaman, Wonosari, Senin (13/4/2026)/ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program ketahanan pangan melalui Lumbung Mataraman di Kabupaten Gunungkidul terus diperluas pada 2026. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menargetkan pembangunan lumbung baru di dua kalurahan guna memperkuat kemandirian pangan masyarakat.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, menjelaskan bahwa pengembangan Lumbung Mataraman tahun ini akan difokuskan di Kalurahan Grogol, Kapanewon Paliyan, serta Kalurahan Kelor di Kapanewon Karangmojo.
“Untuk tahun ini akan dibangun di Kalurahan Grogol, Paliyan dan Kelor di Kapanewon Karangmojo,” kata Raharjo, Senin (13/4/2026).
Program Lumbung Mataraman sendiri merupakan inisiatif Pemerintah DIY yang telah berjalan sejak 2022. Hingga 2025, sejumlah lumbung telah dibangun di beberapa wilayah, seperti Kalurahan Bendung di Semin, Kedungpoh di Nglipar, Balong di Girisubo, serta Piyaman di Wonosari.
Pengembangan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat. Konsep yang diterapkan adalah pertanian terpadu, mencakup sektor tanaman pangan, hortikultura, hingga peternakan dalam satu kawasan.
Raharjo menuturkan bahwa pengelolaan program dilakukan langsung oleh masing-masing kalurahan, dengan dukungan anggaran dari Pemerintah DIY. Pada tahap awal pelaksanaan, setiap lokasi penerima program mendapatkan alokasi dana sekitar Rp750 juta.
“Detail program ada di masing-masing kalurahan karena anggarannya juga langsung cair dari Pemerintah DIY ke kalurahan yang menjadi sasaran penerima program,” jelasnya.
Ia berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan warga.
Sementara itu, sejumlah pemerintah kalurahan yang menjadi lokasi pengembangan masih belum memberikan penjelasan rinci terkait implementasi program tahun ini. Perwakilan dari Kalurahan Grogol maupun Kelor belum merespons permintaan konfirmasi terkait detail pembangunan.
Sebagai gambaran, pelaksanaan program serupa sebelumnya di Kalurahan Piyaman, Wonosari, menunjukkan hasil positif. Lurah Piyaman, Tugino, menyebutkan pihaknya menerima bantuan Rp600 juta untuk pembangunan lumbung di Padukuhan Kemorosari 2 dengan memanfaatkan tanah kas desa seluas sekitar 1,5 hektare.
Lahan tersebut digunakan untuk budidaya bawang merah dan tanaman hortikultura lainnya, yang sebagian hasil panennya telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.
Pengembangan Lumbung Mataraman diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Cristian Romero ditunjuk menjadi kapten baru Argentina setelah Lionel Messi pensiun dari sepak bola internasional.
Lowongan Mekanik Trans Jogja dibuka hingga 30 September 2026. Lulusan SMK dan fresh graduate bisa cek syarat serta cara daftarnya.
Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League.
Debut Zinedine Zidane bersama Prancis berbuah kemenangan 1-0 atas Turki di UEFA Nations League berkat gol Kylian Mbappe.