Hujan Meteor Perseid Capai Puncak 12-13 Agustus, Simak Cara Melihatnya
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.
Logo Pemkot Jogja (Harian Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA— Kesempatan bagi anak muda di Kota Jogja untuk unjuk gagasan dan berdampak nyata masih terbuka, namun waktunya semakin terbatas. Pendaftaran Pemuda Pelopor Kota Jogja 2026 hanya tersisa hingga 30 April, sementara jumlah pendaftar baru mencapai belasan orang.
Data terbaru hingga Senin (20/4/2026) pagi menunjukkan baru 15 pemuda yang mendaftar. Kondisi ini membuka peluang lebar bagi peserta lain yang ingin ikut serta dan bersaing membawa ide terbaik bagi masyarakat.
Program ini digagas oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja sebagai ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung di lingkungan sekitar, bukan sekadar konsep di atas kertas.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kota Jogja, Deni Sudaryanto, menjelaskan bahwa terdapat lima bidang yang bisa dipilih peserta.
"Ini adalah seleksi Pemuda Pelopor tingkat Kota Jogja. Ada lima bidang kepeloporan," kata Deni dikutip dari Laman Pemkot Jogja.
Lima bidang tersebut meliputi pangan, pendidikan, inovasi teknologi, seni budaya, serta pengelolaan sumber daya alam, lingkungan dan pariwisata.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan https://bit.ly/PPKY26
, sehingga memudahkan peserta mengakses proses seleksi tanpa harus datang langsung.
Untuk mengikuti seleksi ini, peserta harus memenuhi sejumlah syarat, seperti memiliki KTP Kota Jogja, berusia 16 hingga 30 tahun, bukan ASN atau pegawai BUMN/BUMD, serta belum pernah menjadi juara di tingkat provinsi maupun nasional.
Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Disdikpora Kota Jogja, Mugi Suyatno, menyebut komposisi pendaftar saat ini cukup seimbang antara laki-laki dan perempuan.
"Ini sekaligus sebagai trigger agar calon cekat-ceket (cepat) sat-set (segera mendaftar). Ayo pemuda Yogya daftar dan ikuti pemilihan Pemuda Pelopor Kota Jogja 2026. Sekecil apapun gagasanmu, jika bermanfaat akan berdampak besar bagi masyarakat," ajak Mugi.
Ia menekankan bahwa dampak nyata bagi masyarakat menjadi faktor utama dalam penilaian, bukan sekadar ide yang menarik di atas kertas.
Proses seleksi akan mencakup beberapa tahap, mulai dari administrasi, presentasi ide, wawancara, hingga verifikasi lapangan. Penilaian juga mempertimbangkan aspek kepemimpinan, kreativitas, serta konsistensi peserta dalam menjalankan gagasannya.
Pemkot Yogyakarta juga menyiapkan anggaran sekitar Rp37,5 juta sebagai bentuk apresiasi bagi peserta terpilih, sekaligus membuka jalan ke kompetisi tingkat lebih tinggi.
Bagi peserta yang lolos, program ini tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga menjadi pijakan untuk berkembang dan mewakili Kota Jogja di tingkat provinsi hingga nasional.
Dengan waktu yang terus berjalan menuju batas akhir pendaftaran, peluang masih terbuka bagi pemuda yang ingin mengambil peran nyata dalam perubahan sosial, dimulai dari ide sederhana yang berdampak langsung di lingkungan sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.