Pesan Tegas Bupati Endah ke Pejabat Baru, Jangan Khianati Amanah
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik tiga kepala OPD hasil lelang jabatan. Ia menyoroti layanan RSUD, kemiskinan, dan penguatan Satpol PP.
Foto ilustrasi dapur MBG yang dikelola SPPG, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kejaksaan Negeri Gunungkidul menyatakan kesiapan mengawasi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Bumi Handayani guna memastikan program nasional berjalan lancar, aman, dan bebas penyelewengan anggaran.
Langkah ini sejalan dengan instruksi Kejaksaan Agung untuk pengawasan proyek strategis nasional meski masih menunggu petunjuk teknis lengkap dari pusat.
Kasi Intel Kejari Gunungkidul Surya Hermawan mengungkapkan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan kepala sekolah akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Masih menunggu juknis lengkap dari Pusat, tapi kami secara prinsip siap melaksanakannya," kata Surya saat dihubungi, Selasa (21/4/2026).
"Secepatanya kita lakukan koordinasi, Insya Allah Minggu depan sudah bisa dilaksanakan," tambahnya.
Fokus pengawasan mencakup kontrol kualitas menu dan lauk pauk yang disajikan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) kepada anak sekolah penerima manfaat. "Sudah ada ketentuannya dan para penyedia harus mematuhinya sehingga tidak terjadi penyelewengan," tegas Surya Hermawan.
Pengawasan bertujuan mencegah keracunan makanan, kejadian luar biasa, serta penyimpangan pengelolaan anggaran program MBG.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul Nunuk Setyowati mengkonfirmasi pelaksanaan MBG di sekolah berjalan lancar dan aman. "Untuk mengurangi Risiko keracunan atau kejadian luar biasa lainnya sehingga harus tetap diawasi," katanya.
Sekolah diinstruksikan mendokumentasikan menu harian melalui foto sebagai bukti kualitas dan jenis makanan yang diberikan SPPG.
"Pihak sekolah setiap harinya harus memfoto menu yang diberikan oleh pihak Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi [SPPG] untuk dikirim ke dinas. Dengan begini bisa ketahuan bagaimana menu yang disajikan ke anak-anak," jelas Nunuk.
Dokumentasi ini menjadi mekanisme pengawasan internal Dinas Pendidikan sekaligus dukung pengawasan eksternal Kejari.
Nunuk Setyowati menekankan kualitas gizi menu MBG harus memenuhi standar untuk meningkatkan kecerdasan anak. "Tidak boleh asal karena gizinya juga harus diperhatikan. Yang tak kalah penting juga, juga harus aman saat dikonsumsi," tuturnya.
Sinergi Kejari Gunungkidul dan Disdik memperkuat implementasi MBG sesuai mandat UU Pangan, UU Kesehatan, dan Instruksi Presiden tentang Proyek Strategis Nasional dengan pengawasan preventif guna jamin kualitas gizi anak sekolah Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik tiga kepala OPD hasil lelang jabatan. Ia menyoroti layanan RSUD, kemiskinan, dan penguatan Satpol PP.
BMKG prediksi cuaca DIY Jumat (17/7) cerah berawan. Waspada udara kabur di Sleman & Kulonprogo, suhu 20-32°C. Simak info lengkapnya di sini.
Orang tua kini dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk penggunaan media sosial serta potensi gangguan kesehatan mental
udaya membaca dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menghadapi derasnya arus informasi di era digital
Bekalista resmi diluncurkan di Malioboro. Sebanyak 80 becak kayuh listrik disiapkan dengan skema tukar guling bentor secara bertahap.
Pola pengasuhan anak yang sehat kini menjadi fokus utama dalam rangkaian program literasi yang digalakkan di Pemda DIY.