Belanja Pegawai Kulonprogo di Atas 30%, DPRD Dorong Penguatan PAD
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Sungai Progo. - Wikipedia
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang remaja dilaporkan hanyut di Sungai Progo dan hingga Jumat (1/5/2026) sore masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. Proses penyisiran terus dilakukan di sepanjang aliran sungai dengan fokus di sekitar lokasi kejadian hingga ke arah hilir.
Peristiwa terjadi di sekitar Jembatan Kreo, di Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo, saat korban bermain di tepian sungai bersama rekannya. Kondisi arus yang deras diduga menjadi faktor utama sulitnya proses penyelamatan.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, menjelaskan korban diduga terpeleset saat berada di pinggir sungai sebelum akhirnya terseret arus.
“Satu orang anak terpeleset dan langsung hanyut terbawa arus Sungai Progo yang saat itu kondisinya cukup deras. Melihat temannya terbawa arus, rekannya segera berlari meminta bantuan warga sekitar,” terang Rio.
Kronologi dan Identitas Korban
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Eza (14), warga Kliran 9, di Sendangagung, Minggir, Sleman. Sementara rekannya, Merlan (14), selamat namun mengalami syok setelah kejadian tersebut.
Warga yang mengetahui peristiwa itu segera melaporkan ke pihak berwenang, sehingga tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi.
Penyisiran dan Tantangan Arus Deras
Tim SAR Yogyakarta menerjunkan satu tim rescue lengkap dengan peralatan water rescue untuk menyisir titik lokasi kejadian. Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur relawan dan instansi terkait.
Posko SAR Gabungan juga telah didirikan di Progo Arum, di Kalibawang, Kulonprogo, guna memudahkan koordinasi selama proses pencarian berlangsung.
“Saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian. Kami juga telah mendirikan Posko SAR Gabungan di Progo Arum, Kalibawang, untuk mempermudah koordinasi operasi pencarian,” tambah Rio.
Kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Proses pencarian dilakukan dengan kehati-hatian untuk menghindari risiko tambahan.
Imbauan Waspada di Sungai Progo
Sungai Progo dikenal memiliki arus kuat dan kedalaman yang tidak dangkal, sehingga rawan bagi aktivitas di sekitar aliran sungai.
Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
“Kami mengimbau untuk mengurangi kegiatan di Sungai Progo karena sangat rentan tenggelam ataupun terseret arus,” ujarnya.
Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.
Suzuki GSX250R-F terbaru hadir dengan mesin VVL 29,2 PS, desain agresif, panel TFT, ABS Bosch, dan harga sekitar Rp50,2 juta.
SK Hynix membahas skema bonus karyawan dengan 60% dibayar saham dan 40% tunai, seiring lonjakan bisnis chip untuk kebutuhan AI.
Roberto Carlos membantah rumor dirinya menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Maroko. Ia menegaskan sangat menghormati Islam.
Program tersebut menjadi ruang edukasi bagi pasangan suami istri, khususnya untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam kehamilan hingga program Keluarga Berenca
Kekeringan Kulonprogo meluas ke lima kapanewon. BPBD telah menyalurkan air, sementara sumur bor membutuhkan Rp300 juta-Rp800 juta.