Guru SD di Kulonprogo Wafat Saat Jalani Ibadah Haji
Jemaah haji Kulonprogo Ngadikin wafat di Makkah usai sesak napas saat umrah sunah, dimakamkan di Tanah Suci.
Sungai Progo. - Wikipedia
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang remaja dilaporkan hanyut di Sungai Progo dan hingga Jumat (1/5/2026) sore masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. Proses penyisiran terus dilakukan di sepanjang aliran sungai dengan fokus di sekitar lokasi kejadian hingga ke arah hilir.
Peristiwa terjadi di sekitar Jembatan Kreo, di Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo, saat korban bermain di tepian sungai bersama rekannya. Kondisi arus yang deras diduga menjadi faktor utama sulitnya proses penyelamatan.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, menjelaskan korban diduga terpeleset saat berada di pinggir sungai sebelum akhirnya terseret arus.
“Satu orang anak terpeleset dan langsung hanyut terbawa arus Sungai Progo yang saat itu kondisinya cukup deras. Melihat temannya terbawa arus, rekannya segera berlari meminta bantuan warga sekitar,” terang Rio.
Kronologi dan Identitas Korban
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Eza (14), warga Kliran 9, di Sendangagung, Minggir, Sleman. Sementara rekannya, Merlan (14), selamat namun mengalami syok setelah kejadian tersebut.
Warga yang mengetahui peristiwa itu segera melaporkan ke pihak berwenang, sehingga tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi.
Penyisiran dan Tantangan Arus Deras
Tim SAR Yogyakarta menerjunkan satu tim rescue lengkap dengan peralatan water rescue untuk menyisir titik lokasi kejadian. Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur relawan dan instansi terkait.
Posko SAR Gabungan juga telah didirikan di Progo Arum, di Kalibawang, Kulonprogo, guna memudahkan koordinasi selama proses pencarian berlangsung.
“Saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian. Kami juga telah mendirikan Posko SAR Gabungan di Progo Arum, Kalibawang, untuk mempermudah koordinasi operasi pencarian,” tambah Rio.
Kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Proses pencarian dilakukan dengan kehati-hatian untuk menghindari risiko tambahan.
Imbauan Waspada di Sungai Progo
Sungai Progo dikenal memiliki arus kuat dan kedalaman yang tidak dangkal, sehingga rawan bagi aktivitas di sekitar aliran sungai.
Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
“Kami mengimbau untuk mengurangi kegiatan di Sungai Progo karena sangat rentan tenggelam ataupun terseret arus,” ujarnya.
Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jemaah haji Kulonprogo Ngadikin wafat di Makkah usai sesak napas saat umrah sunah, dimakamkan di Tanah Suci.
Kemenhaj temukan dugaan pungli layanan kursi roda haji di Makkah. Tarif mencapai Rp10 juta, jauh di atas harga resmi.
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Huawei MatePad Pro Max siap meluncur dengan RAM hingga 20GB, layar OLED 144Hz, dan baterai 10.400 mAh.
KPK umumkan harta kekayaan Presiden Prabowo Subianto 2025 mencapai Rp2,06 triliun. Ini rincian lengkap asetnya.
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.