Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Kegiatan High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah sekaligus peluncuran pembayaran pajak daerah melalui BSI di Pendopo Parasamya, Selasa (9/6/2026). Ist/pemkabsleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat perannya dalam mendukung digitalisasi daerah, termasuk sistem pembayaran pajak di Kabupaten Sleman. Komitmen ini disampaikan Area Manager BSI Area Yogyakarta, Muhammad Taqiyuddin dalam acara High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah sekaligus peluncuran pembayaran pajak daerah melalui BSI di Pendopo Parasamya, Selasa (9/6/2026).
Taqiyuddin menyebut 2026 menjadi momentum penting bagi BSI setelah resmi masuk dalam jajaran bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Status tersebut mendorong BSI untuk semakin kompetitif di industri perbankan nasional.
“Alhamdulillah, saat ini BSI sudah masuk dalam jajaran bank Himbara. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk terus berkompetisi,” ujarnya.
Dari sisi kinerja, BSI mencatat tren positif. Sejak Maret 2026, BSI naik ke peringkat kelima industri perbankan nasional dari sebelumnya posisi keenam. Jumlah nasabah juga tumbuh 9,26 juta menjadi sekitar 23,7 juta sejak merger pada 2021 lalu.
Sejalan dengan program digitalisasi yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Sleman, BSI mengusung konsep digital first yang terintegrasi dengan jaringan kantor cabang di seluruh Indonesia.
“Digitalisasi ini bukan menggantikan layanan fisik, tetapi melengkapi. Kami tetap menambah cabang agar layanan kepada masyarakat semakin mudah dijangkau,” katanya.
BSI juga menghadirkan inovasi sebagai bank emas, yang memungkinkan masyarakat menabung emas mulai nominal Rp50.000. Ke depan, BSI tengah mempersiapkan layanan ATM emas, meski saat ini masih terbatas di beberapa cabang.
Untuk kemudahan layanan, BSI mengandalkan aplikasi BYOND by BSI yang memungkinkan pembukaan rekening hingga pembayaran pajak secara digital. Pembayaran Pajak Daerah Kabupaten Sleman melalui BYOND by BSI mendapatkan Tabungan Emas Gratis Rp50.000. Aplikasi ini juga menyediakan fitur zakat, sedekah, hingga penunjuk waktu salat.
“Bayar pajak sekarang bisa langsung masuk ke rekening wajib pajak, cepat dan praktis. Ini bagian dari upaya kami mendukung digitalisasi daerah,” jelasnya.
BSI menargetkan jumlah nasabah mencapai 40 juta dengan memperkuat infrastruktur teknologi informasi. Dalam aspek sosial, BSI juga menyalurkan zakat perusahaan sebesar 2,5% melalui Badan Amil Zakat Nasional dan BSI Maslahat untuk delapan golongan penerima manfaat.
“BSI tidak hanya hadir sebagai sahabat finansial, tetapi juga sahabat sosial dan spiritual bagi masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Badan Keuangan dan Aset Daerah Sleman menyelenggarakan kegiatan tersebut sekaligus menargetkan peningkatan penerimaan pajak daerah.
Plt Kepala BKAD Sleman, Widodo, menyampaikan target penerimaan pajak tahun ini mencapai Rp1,3 triliun, naik Rp200 miliar dari tahun sebelumnya. Hingga Mei 2026, realisasi telah mencapai 35%.
“Semoga dengan kerja sama dengan BSI ini hingga akhir tahun seluruh wajib pajak dapat berkontribusi dalam kemandirian fiskal Sleman,” ujar Widodo.
Ia menambahkan, kehadiran BSI melengkapi sistem pembayaran pajak dan mempermudah wajib pajak melalui proses digital.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menilai program ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kehadiran BSI sebagai mitra Pemkab Sleman diharapkan mampu memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran pajak,” kata Danang.
Ia juga mengajak seluruh wajib pajak di Sleman untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak tepat waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.