Cuaca Jogja 11 Juni: Sleman dan Kota Jogja Diselimuti Udara Kabur

Sunartono
Sunartono Kamis, 11 Juni 2026 06:17 WIB
Cuaca Jogja 11 Juni: Sleman dan Kota Jogja Diselimuti Udara Kabur

Cuaca panas - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Prakiraan cuaca Jogja untuk Kamis (11/6/2026) menunjukkan perbedaan kondisi atmosfer di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berdasarkan data BMKG, Sleman dan Kota Yogyakarta berpotensi mengalami udara kabur, sedangkan Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul diperkirakan didominasi cuaca berawan sepanjang hari.

Data BMKG juga menunjukkan suhu udara di seluruh wilayah DIY relatif seragam, berkisar antara 20 hingga 31 derajat Celsius. Adapun tingkat kelembapan udara berada pada rentang 55 persen hingga 96 persen, sehingga udara pada pagi dan malam hari berpotensi terasa lebih sejuk dan lembap dibandingkan siang hari. Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun wisatawan yang berencana berkunjung ke berbagai destinasi di Jogja.

Prakiraan Cuaca DIY per Kabupaten dan Kota

Kulon Progo

Kondisi Cuaca: Berawan
Suhu Udara: 20–31 derajat Celsius
Kelembapan Udara: 64–96 persen

Wilayah Kulon Progo diprediksi berada dalam kondisi berawan sepanjang hari. Tingkat kelembapan yang mencapai 96 persen berpotensi membuat udara terasa lebih dingin dan lembap pada pagi hari. Meski demikian, aktivitas luar ruangan masih relatif aman dilakukan karena tidak terdapat indikasi hujan berdasarkan prakiraan cuaca BMKG.

Bantul

Kondisi Cuaca: Berawan
Suhu Udara: 20–31 derajat Celsius
Kelembapan Udara: 62–96 persen

Cuaca di Kabupaten Bantul diperkirakan tidak jauh berbeda dengan Kulon Progo. Langit berawan diprediksi mendominasi wilayah ini sepanjang hari. Bagi masyarakat maupun wisatawan yang berencana mengunjungi kawasan pantai selatan, kondisi tersebut dapat mengurangi paparan panas matahari secara langsung pada siang hari.

Gunungkidul

Kondisi Cuaca: Berawan
Suhu Udara: 20–31 derajat Celsius
Kelembapan Udara: 57–93 persen

Kabupaten Gunungkidul juga diprediksi mengalami cuaca berawan. Dibandingkan wilayah lain di DIY, Gunungkidul memiliki tingkat kelembapan minimum terendah, yakni 57 persen. Kondisi tersebut membuat udara siang hari berpotensi terasa sedikit lebih kering dibandingkan daerah lain.

Sleman

Kondisi Cuaca: Udara Kabur
Suhu Udara: 20–31 derajat Celsius
Kelembapan Udara: 58–93 persen

BMKG memprediksi fenomena udara kabur berpotensi terjadi di wilayah Sleman. Kondisi ini dapat memengaruhi jarak pandang, terutama pada pagi hari dan menjelang malam. Masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di kawasan sekitar lereng Gunung Merapi dan wilayah utara Sleman, diimbau meningkatkan kewaspadaan selama berkendara.

Kota Yogyakarta

Kondisi Cuaca: Udara Kabur
Suhu Udara: 21–31 derajat Celsius
Kelembapan Udara: 55–93 persen

Kota Yogyakarta diprakirakan mengalami kondisi serupa dengan Sleman, yakni udara kabur pada waktu-waktu tertentu. Suhu minimum di wilayah ini tercatat sedikit lebih hangat dibandingkan kabupaten lain, yakni 21 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan minimum mencapai 55 persen, menjadi yang terendah di DIY.

Waspadai Jarak Pandang Berkurang

Masyarakat yang beraktivitas di Sleman dan Kota Yogyakarta disarankan memperhatikan kondisi jalan apabila fenomena udara kabur terjadi. Pengendara kendaraan bermotor maupun mobil sebaiknya menyalakan lampu utama saat jarak pandang menurun untuk meningkatkan keselamatan selama perjalanan.

Selain itu, suhu udara siang hari di seluruh wilayah DIY diperkirakan mencapai 31 derajat Celsius. Karena itu, masyarakat tetap disarankan menjaga kebutuhan cairan tubuh selama beraktivitas di luar ruangan. BMKG juga akan terus memperbarui informasi prakiraan cuaca Jogja secara berkala sehingga masyarakat dapat menyesuaikan rencana perjalanan maupun aktivitas harian dengan kondisi cuaca terbaru yang terjadi di masing-masing wilayah DIY.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online