Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 9 Oktober, Cek Jamnya

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jum'at, 09 Oktober 2026 03:07 WIB
Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 9 Oktober, Cek Jamnya

KA Prameks tiba di Stasiun Yogyakarta, Rabu (18/3/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.

Harianjogja.com, JOGJA— Masyarakat yang hendak bepergian menggunakan KA Prameks pada Jumat (9/10/2026) memiliki 10 pilihan perjalanan di koridor Jogja-Kutoarjo. Lima perjalanan melayani keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) menuju Kutoarjo, sedangkan lima perjalanan lainnya bergerak dari Kutoarjo menuju Stasiun Yogyakarta (Tugu).

Pilihan keberangkatan tersedia mulai pagi hingga sore dan malam. Kondisi tersebut membuat KA Prameks tetap menjadi salah satu alternatif transportasi bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di sepanjang koridor Jogja-Kutoarjo.

Pengguna kereta komuter ini berasal dari berbagai kalangan. Pekerja, mahasiswa, pelaku kegiatan usaha, hingga masyarakat yang membutuhkan transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari dapat memanfaatkan layanan tersebut.

Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 9 Oktober

Calon penumpang perlu mencermati arah perjalanan sebelum berangkat karena jadwal dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) dan Kutoarjo berbeda.

Berikut jadwal KA Prameks pada Jumat (9/10/2026):

Stasiun Yogyakarta (Tugu) menuju Kutoarjo

  • 06.40 WIB
  • 11.50 WIB
  • 15.15 WIB
  • 16.20 WIB
  • 18.05 WIB

Stasiun Kutoarjo menuju Stasiun Yogyakarta (Tugu)

  • 05.10 WIB
  • 09.05 WIB
  • 13.19 WIB
  • 16.50 WIB
  • 18.45 WIB

Total 10 perjalanan tersebut memberikan beberapa pilihan waktu bagi penumpang dari kedua arah. Layanan tersedia sejak pagi hingga sore dan malam sehingga masyarakat dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan perjalanan masing-masing.

Prameks Jadi Pilihan Mobilitas Jogja-Kutoarjo

KA Prameks telah menjadi salah satu penghubung mobilitas masyarakat di wilayah Jogja dan Kutoarjo selama bertahun-tahun. Layanan tersebut menyediakan perjalanan langsung di koridor tersebut sehingga penumpang tidak perlu berganti kereta.

Keberadaan kereta komuter juga menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menghindari kepadatan lalu lintas di jalur darat. Jadwal keberangkatan yang teratur membantu pengguna menyesuaikan perjalanan dengan aktivitas masing-masing.

Selain pekerja dan mahasiswa, KA Prameks digunakan masyarakat yang menjalankan kegiatan ekonomi maupun membutuhkan transportasi untuk perjalanan sehari-hari. Tarif yang terjangkau menjadi salah satu pertimbangan dalam penggunaan layanan tersebut.

Sejarah KA Prameks dari Kuda Putih hingga Perluasan Rute

KA Prambanan Express atau Prameks memiliki sejarah panjang sebagai salah satu moda transportasi suburban yang menghubungkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Cikal bakal layanan ini bermula pada 20 Mei 1994 melalui peluncuran KA Kuda Putih (MHD300). Kereta tersebut merupakan layanan kereta rel diesel (KRD) pertama di Indonesia yang melayani rute Yogyakarta-Solo Balapan.

Seiring meningkatnya animo masyarakat dan kebutuhan armada yang lebih modern, PT Kereta Api Indonesia kemudian meluncurkan nama Prambanan Express pada 1999. Pada masa tersebut, layanan menggunakan armada KRD kuning eks-KRL Utama.

Memasuki kurun waktu 2000-an hingga 2010-an, operasional Prameks mengalami perluasan rute. Jangkauan perjalanan diperpanjang hingga Kutoarjo di sisi barat serta Palur dan Madiun di sisi timur.

Perkembangan tersebut membuat Prameks menjadi salah satu tumpuan mobilitas harian para penglaju atau commuter. Penggunanya mencakup pekerja, mahasiswa hingga wisatawan yang beraktivitas di koridor Solo-Jogja-Kutoarjo dengan tarif yang terjangkau.

Dengan 10 perjalanan pada Jumat (9/10/2026), KA Prameks tetap menyediakan pilihan mobilitas bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antara Jogja dan Kutoarjo. Penumpang dapat menyesuaikan waktu keberangkatan berdasarkan arah perjalanan dan kebutuhan aktivitas masing-masing.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online