DPRD Jogja Dukung Penataan Sungai untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Sunartono
Sunartono Minggu, 11 Oktober 2026 12:07 WIB
DPRD Jogja Dukung Penataan Sungai untuk Dongkrak Ekonomi Warga

DPRD Jogja mengapresiasi aksi warga melalui Code Fest #2 dan mendukung penataan Kali Code untuk menjaga lingkungan serta mengembangkan potensi wisata. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja mendorong penataan sungai yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang pengembangan wisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan normalisasi sungai oleh Pemerintah Kota Yogyakarta serta partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan aliran air.

Anggota Komisi C DPRD Kota Jogja, Agus Riyanto, mengapresiasi kepedulian masyarakat yang terlibat dalam menjaga dan merawat kelestarian sungai. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam mendukung upaya Pemkot Yogyakarta melakukan pembenahan dan pemeliharaan sungai secara berkelanjutan.

Salah satu upaya penataan yang sedang dan telah berjalan dilakukan di kawasan Kali Code. Pemerintah melakukan pengerukan sedimentasi mulai dari area belakang Hotel Tentrem hingga Jembatan Kewek, kemudian pekerjaan tersebut direncanakan berlanjut ke arah selatan sampai batas wilayah Kota Yogyakarta.

Normalisasi Kali Code Berjalan Bersama Aksi Warga

Penataan fisik sungai dinilai perlu diimbangi dengan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan. Karena itu, kegiatan komunitas dan warga yang berfokus pada kebersihan sungai mendapat apresiasi dari DPRD Kota Yogyakarta.

Agus menyoroti pelaksanaan agenda merti code bertajuk Code Fest #2 yang menjadi wadah bagi warga untuk bergotong royong membersihkan sampah di kawasan sungai. Kegiatan tersebut menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sungai yang lebih bersih.

Menurut Agus, edukasi lingkungan dan aksi nyata seperti itu perlu terus digencarkan. Upaya tersebut diperlukan untuk membangun rekonstruksi sosial, terutama dalam menumbuhkan kesadaran bersama agar masyarakat tidak lagi membuang sampah maupun limbah ke aliran sungai.

Kesadaran kolektif tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sungai. Dengan demikian, upaya pemerintah melalui normalisasi dan pemeliharaan aliran sungai dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sungai Bersih Berpeluang Dikembangkan Menjadi Wisata

Komisi C DPRD Kota Yogyakarta memiliki tugas pokok dan fungsi [tupoksi] yang berkaitan erat dengan pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sungai. Agus menegaskan, kondisi sungai yang bersih dan memiliki aliran lancar dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan sekitarnya.

"Jika sungai bersih, bisa menjadi daya tarik tersendiri sehingga potensi wisatanya dapat terus dikembangkan," ujar Agus Riyanto.

Pernyataan tersebut menempatkan kebersihan dan kelancaran aliran sungai sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi kawasan. Selain menjaga lingkungan, penataan sungai juga berpeluang mendukung pengembangan aktivitas wisata di sekitarnya.

DPRD Kota Yogyakarta, lanjut Agus, berkomitmen mendukung langkah pemerintah kota dalam mengoptimalkan potensi kawasan sungai. Dukungan legislatif tersebut diarahkan agar pengembangan sungai tidak berhenti pada pembenahan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Kami tentu akan terus mendorong Pemkot dalam menggali potensi sungai agar dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga," katanya.

Dengan demikian, penataan Kali Code mencakup dua aspek yang saling berkaitan, yakni pemeliharaan lingkungan dan pengembangan potensi kawasan. Normalisasi sungai, edukasi masyarakat, serta partisipasi warga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sungai sekaligus membuka peluang manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online