Daftar Tujuh Kandidat Bersaing Jadi Dirjen WHO, Ada Budi Gunadi

Newswire
Newswire Sabtu, 31 Oktober 2026 08:57 WIB
Daftar Tujuh Kandidat Bersaing Jadi Dirjen WHO, Ada Budi Gunadi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin masuk dalam daftar tujuh kandidat Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berikutnya. Nama Budi tercantum bersama enam kandidat lain yang dicalonkan negara-negara anggota, sebagaimana diumumkan badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut pada Kamis (29/10/2026).

Enam kandidat lainnya berasal dari Qatar, Arab Saudi, Belgia, Spanyol, China, dan Armenia. Mereka memiliki latar belakang beragam, mulai dari mantan menteri kesehatan, pejabat WHO, hingga akademisi bidang kedokteran.

Dari Qatar, kandidat yang diajukan adalah Hanan Mohammed Al-Kuwari. Dia merupakan mantan menteri kesehatan yang saat ini menjabat sebagai penasihat perdana menteri untuk urusan kesehatan masyarakat.

Arab Saudi mencalonkan Hanan Balkhy, yang kini menjabat sebagai Direktur Regional WHO untuk wilayah Mediterania Timur. Sementara itu, Belgia mengajukan Hans Henri P. Kluge, Direktur Regional WHO untuk wilayah Eropa.

Kandidat dari Spanyol adalah Maria P. Neira, mantan direktur departemen lingkungan dan kesehatan WHO. Adapun China mencalonkan Li Song, sekretaris All-China Women's Federation yang juga pernah menduduki jabatan senior di bidang kesehatan.

Satu kandidat lainnya adalah Gevorg Tamamyan dari Armenia. Dia merupakan ahli onkologi anak yang menjabat sebagai profesor sekaligus kepala departemen di Yerevan State Medical University. Tamamyan dicalonkan oleh Botswana.

Seleksi Dirjen WHO Berlangsung hingga Mei 2027

Sebelum memasuki tahap seleksi berikutnya, ketujuh kandidat dijadwalkan mengikuti forum publik di kantor pusat WHO di Jenewa pada 18–19 November 2026. Forum tersebut memberikan kesempatan kepada negara-negara anggota untuk berinteraksi langsung dengan para kandidat.

Dewan Eksekutif WHO selanjutnya akan mengerucutkan jumlah kandidat menjadi lima orang pada awal 2027. Setelah melalui wawancara, dewan akan memilih hingga tiga kandidat untuk diajukan kepada Majelis Kesehatan Dunia atau World Health Assembly.

Forum publik kedua bagi kandidat yang lolos seleksi awal dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2027.

Majelis Kesehatan Dunia dijadwalkan menunjuk direktur jenderal baru pada Mei 2027. Kandidat yang terpilih nantinya akan mulai menjalankan tugas pada 16 Agustus 2027.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online