Golkar DIY Tegaskan Dukungan untuk Bahlil dan Tolak Munaslub

Newswire
Newswire Sabtu, 07 November 2026 17:57 WIB
Golkar DIY Tegaskan Dukungan untuk Bahlil dan Tolak Munaslub

Ketua DPD Golkar DIY Singgih Januratmoko menegaskan dukungan kepada Bahlil Lahadalia dan meminta kader tidak terpengaruh isu Munaslub. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Ketua DPD I Partai Golkar DIY, Singgih Januratmoko, menegaskan dukungan terhadap kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Sikap tersebut disampaikan di tengah kembali munculnya wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di internal partai.

Singgih meminta seluruh kader menjaga kekompakan dan tidak mudah terpengaruh isu yang berpotensi memicu perpecahan. Menurutnya, Golkar memiliki mekanisme serta aturan organisasi yang harus menjadi pedoman dalam menyikapi setiap dinamika.

Golkar merupakan partai besar yang memiliki mekanisme dan aturan organisasi. Karena itu, setiap dinamika harus disikapi secara dewasa dan mengedepankan mekanisme organisasi.

"Tidak ada Munaslub. Saat ini yang lebih penting adalah menjaga soliditas dan memastikan seluruh mesin partai bekerja," tegas Singgih, Sabtu (7/11/2026).

Ia menilai kepemimpinan Bahlil Lahadalia saat ini tengah menjalankan agenda dan program partai. Karena itu, konsolidasi organisasi serta penguatan kontribusi Golkar dalam pemerintahan dinilai lebih penting daripada memperdebatkan isu yang dianggap tidak produktif.

Singgih juga mengingatkan kader agar tidak mudah terpancing informasi di media sosial, terutama kabar yang belum dipastikan kebenarannya.

"Jangan sampai isu-isu yang belum jelas justru membuat kader terpecah. Golkar memiliki tradisi organisasi yang kuat. Kalau ada perbedaan pandangan, silakan disampaikan melalui forum resmi partai," ujarnya.

Golkar DIY Fokus Konsolidasi hingga Tingkat Desa

Singgih mengatakan Golkar perlu memprioritaskan penguatan organisasi hingga tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia.

Sebagai Ketua DPD I Golkar DIY, ia menyebut agenda kepengurusan di daerah mencakup penguatan organisasi, kaderisasi, serta pelaksanaan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Politik bukan hanya soal perebutan posisi atau jabatan. Partai harus hadir memberikan solusi bagi persoalan masyarakat. Kader Golkar harus turun ke masyarakat, dan memastikan program pemerintah berjalan dengan baik," katanya.

Singgih menambahkan Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama nasional memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas politik dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia pun mengajak kader Golkar, khususnya di DIY, untuk menjaga komunikasi dan tetap solid agar dinamika internal tidak mengganggu kerja organisasi.

"Golkar harus semakin kuat, semakin dekat dengan rakyat, dan terus memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa. Itu yang seharusnya menjadi perhatian seluruh kader," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online