Demo Besar di Eropa Meluas, Biaya Hidup hingga Perumahan Jadi Pemicu
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Ilustrasi razia makanan dan minuman (JIBI/Solopos/Dok.)
GUNUNGKIDUL–Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta menyita sebanyak empat kuintal mi basah berformalin dari tiga lapak pedagang bahan bakso di pasar Argosari, Wonosari Kamis (18/4) dinihari.
Seluruh mi yang didatangkan dari Magelang itu langsung diamankan oleh petugas untuk penyelidikan lebih lanjut.
Adapun tiga lapak pedagang itu masing masing milik Margiyono, warga Baleharjo, Dwi, warga Playen, dan Parman, warga Jeruksari, Wonosari.
Nyonya Margiyono mengaku terkejut dengan penemuan mi basah berformalin di lapaknya.
Ia mengaku tak tahu menahu bila mi yang dijualnya ternyata dibubuhi formalin.
Menurutnya, mi itu didapatkannya dari pemasok mie basah asal Magelang. Selama inipun nyonya Margiyono mengaku tak ada masalah apapun.
“Saya tak tahu kalau ternyata mengandung formalin, sudah lebih dari setahun ini dipasok dari Magelang,” ujarnya, ketika ditemui di pasar Argosari, Jumat (19/4/2013).
Ia mengungkapkan, baru mengetahui bahwa minya berformalin saat ada inspeksi mendadak dari BBPOM. Setelah dilakukan rapid test langsung diketahui bahwa terkandung formalin dalam mi yang dijualnya. Usai menyita mi di lapak Margiyanto, petugas kemudian melanjutkan inspeksinya ke pedagang lainnya.
“Saya baru tahu setelah sidak iu, setelahnya mi itu langsung dibawa ke BBPOM,” tambahnya.
Sementara setelah positif ditemukan adanya kandungan formalin dalam dagangannya, ketiga pedagang itu dipanggil ke BBPOM untuk diminta keterangan. Hingga kini nyonya Margiyanto mengaku belum berani berdagang mi lagi.
“Sambil menunggu pemeriksaan saya stop dulu dagangan minya,” akunya.
Terpisah, Kepala BBPOM Yogyakarta Abdul Rahim mengatakan, dari hasil sidak di tempat tersebut, BBPOM berhasil mengamankan empat kuintal mi basah berformalin. Mi tersebut dipastikan mengandung bahan berbahaya setelah petugas melakukan rapid test langsung di lapangan.
“Memang benar Kamis dinihari kemarin kami lakukan sidak dan kami amankan empat kuintal mie dari tiga pedagang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.
KAI menyiapkan extra seat diskon 50% untuk perjalanan kereta tertentu. Simak rencana penerapan, syarat pembelian, dan ketentuannya.
BPBD Gunungkidul mengajak komunitas keagamaan terlibat dalam mitigasi bencana, mulai dari kesiapsiagaan hingga pemulihan pascabencana.