Kerajinan Karya Narapidana Gunungkidul Siap Dipasarkan

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Senin, 29 April 2013 14:49 WIB
Kerajinan Karya Narapidana Gunungkidul Siap Dipasarkan

GUNUNGKIDUL-Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum HAM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk memasarkan hasil kerajinan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)

Kepala Kanwil Kemenkum HAM DIY Rusdiyanto mengatakan, selama ini warga binaan di lembaga pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan maupun di Balai Pemasyarakatan (Bapas) memang diberikan keterampilan untuk membuat kerajinan sesuai dengan keahlian masing-masing untuk bekal pada saat keluar dari lapas nanti.

Selama ini pula kerajinan warga binaan hanya dipamerkan dalam ajang pameran dan belum dijual dipasaran. Karena hasilnya potensial, Rusdi akan bekerjasama dengan pemerintah Pemda DIY dan Pemkab untuk memasarkan berbagai produk hasil karya warga binaan.

“Mudah-mudahan bisa go public. Termasuk Bapas juga punya produksi jamur dan sebagainya,” katanya akhir pekan kemarin.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menyatakan siap memmbantu memasarkan hasil karya warga binaan sebagai sebagai penghargaan jerih payah warga binaan maupun pembinanya. Dari pengamatannya, di Lapas Wonosari maupun Bapas ada produk Usaha Mikro Kecil Menengaj (UMKM) dan produk pakan ternak organik yang sangat potensial untuk dipasarkan.

“Akan kami kooordinasikan segera dengan dinas terkait baik disperindagkop dan dinas peternakan untuk memberikan pernghargaan karya warga binaan,” katanya.

Kepala Lapas Kelas IIB Wonosari Ramdani Boy mengakui, pihaknya selama ini kesulitan memasarkan hasil karya warga binaan.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online