Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo mewacanakan kampanye ramah lingkungan dalam Pemilu 2014 mendatang.
Komisioner KPU Kulonprogo, Marwanto, Selasa (3/9/2013) mengatakan persoalan kampanye ramah lingkungan sudah menjadi bahan diskusi dalam pertemuan KPU DIY beberapa waktu lalu.
Meski demikian, sampai saat ini mereka belum menyepakati definisi kampanye ramah lingkungan serta konsekuensinya.
“Karena itu kami sepakat untuk melihat pada Peraturan KPU tentang kampanye yang terbaru. Saya belum sempat membaca secara detail. Setelah itu biasanya akan turun surat edaran yang akan kami sosialisasikan dengan partai peserta pemilu,” ujar Marwanto.
Sejauh ini, lanjut dia, gambaran kampanye ramah lingkungan seperti tidak menempelkan tanda gambar partai, atau caleg di pohon karena bisa merusak tanaman, serta upaya menghindari aksi konvoi kendaraan bermotor yang bisa menyebabkan polusi udara.
Karena masih menunggu surat edaran, Marwanto mengatakan KPU Kulonprogo belum bisa mengambil tindakan apapun terhadap partai dan caleg yang melakukan kampanye dengan menempeklan tanda gambar di pepohonan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
BNPB mengirim bantuan logistik lewat jalur laut ke Pulau Palue, Sikka, untuk menjangkau korban gempa NTT yang terkendala akses geografis.
Shayne Pattynama kembali ke Persija setelah membela Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 dan siap bekerja keras di bawah Shin Tae-yong.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.