CSR Perusahaan Bisa Dipakai Lindungi Pekerja Informal, Ini Arahan Sri Sultan
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Harianjogja.com, JOGJA- Masyarakat diimbau memilih calon presiden (capres) dan calon anggota legislatif (caleg) yang pro pada isu-isu lingkungan.
Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Satyawan Pudyatmoko mengatakan belum ada anggota legislatif ataupun caleg yang benar-benar pro untuk mencegah pemanasan global.
“Secara eksplisit, saya belum melihat caleg yang pro untuk melindungi lingkungan dari isu pemanasan global itu. Banyak politikus yang tidak peduli kepada isu-isu lingkungan,” kritik Satyawan di sela seminar Perspektif Baru Road Show to Campus bertema Pemanasan Global Isu Strategis di Pemilu 2014, di Fakultas Kehutanan UGM, Selasa (1/10/2013).
Pemanasan global, kata Setyawan, memunculkan perubahan iklim cepat. Kenaikan temperatur dan tekanan angin rendah. Bencana hidrometeorologi banjir, longsor, puting beliung, dan gelombang tinggi marak terjadi.
“Cermati track record para caleg. Apakah termasuk orang-orang yang merusak hutan atau tidak. Banyak caleg yang senang memberi janji-janji,” kata Direktur Eksekutif Walhi Abetnego Tarigan, mengingatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
PANDI menargetkan jumlah domain .id mencapai 2,8 juta pada 2031 seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap domain lokal.