PEMILU 2014 : KPU : Belum Ada Parpol Laporkan Dana Kampanye

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Minggu, 06 Oktober 2013 20:20 WIB
PEMILU 2014 : KPU : Belum Ada Parpol Laporkan Dana Kampanye

One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)

Harianjogja.com, BANTUL- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan hingga saat ini belum ada satupun partai politik yang melaporkan rekening awal dana kampanye ke KPU Kabupaten Bantul.

"Meskipun parpol boleh melakukan kampanye terbatas, namun hingga saat ini belum ada satupun yang menyerahkan dan melaporkan dana kampanye," kata Anggota KPU DIY Nur Huri Mustofa di Bantul, Sabtu (5/10/2013).

Padahal, katanya, imbauan kepada parpol untuk mengumpulkan rekening awal dana kampanye sudah disampaikan tiga hari sejak partai politik ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014, sekitar Januari 2013.

Mantan Anggota KPU Bantul yang belum lama dilantik menjadi anggota KPU DIY itu mengatakan pengumpulan rekening awal dana kampanye dari setiap parpol tersebut bertujuan mengantisipasi aliran dana liar.

"Tujuannya untuk adanya transparansi dana yang diperoleh itu harus dari sumber yang sah, seperti identitas maupun kelayakannya, karena kalau ada sumbangan yang tidak jelas itu masuknya ke kas negara," katanya.

Berdasarkan aturan, katanya, rekening awal dana kampanye bisa berasal dari bantuan perorangan dengan besaran maksimal sebesar Rp1 miliar, sedangkan dari lembaga atau perusahaan maksimal Rp7,5 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis