Pendapatan Gunungkidul 2027 Diproyeksikan Rp1,9 Triliun
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
JIBI/Solopos/Septian Ade Mahendra Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Solo melakukan pengamatan komponen biotik dan abiotik di Lapangan Kota Barat Solo, Senin (24/3). Pengamatan tersebut bertujuan untuk mengetahui jumlah dan jenis ekosistem.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Kulonprogo mengapresiasi langkah Pemda DIY memberikan beasiswa kartu cerdas kepada siswa-siswi kurang mampu. Untuk itu, mereka akan membagikan 500 kartu cerdas untuk murid SMP atau sederajat di Kulonprogo.
“Tahun ini kami memeroleh bantuan kartu cerdas sebanyak 500 buah,” kata Kepala Seksi Kurikulum dan Pengendali Mutu SMP Dinas Pendidikan Kulonprogo Sumarni, Rabu (23/4/2014).
Dia menjelaskan, tujuan diberikan kartu cerdas ini adalah untuk menekan angka putus sekolah di seluruh wilayah DIY, tak terkecuali di Daerah Kulonprogo. Saat ini, angka rata-rata lama sekolah di Bumi Menoreh ini terpaku diurutan kedua dari bawah dengan 8,37 tahun. Pencapaian ini masih dibawah rata-rata DIY dengan lama sekolah 9,21 tahun.
“Adanya bantuan ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah di sini,” kata Sumarni lagi.
Adapun besaran beasiswa kartu cerdas ini mecapai angka Rp1.260.000 per tahun. Pemberian beasiswa ini, sambungnya, bertujuan agar tidak ada lagi siswa putus sekolah di tengah jalan. Sehingga, nantinya, para siswa dapat terus bersekolah sampai menuntaskan tahapan wajib belajar 12 tahun.
“Semoga beasiswa ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Selain untuk membeli alat perlengkapan sekolah seperti alat tulis dan seragam, bantuan ini juga bisa digunakan untuk biaya tambahan belajar pribadi,” tegasnya.
Nantinya, bantuan beasiswa kartu cerdas ini dikelola masing-masing sekolah yang mendapatkan bantuan ini. Jadi, pihak sekolah wajib menyusun laporan pertanggungjawaban ke Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY. “Nantinya, tiap-tiap sekolah diwajibkan membuat laporan tiap enam bulan sekali. Jadi tiap tahunnya, mereka harus membuat laporan dua ke dinas,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Veda Ega Pratama finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026 setelah sempat masuk zona poin. Ia gagal menambah poin dari seri sebelumnya.
Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyebut sekitar 7.000 tentara asing dari lebih 70 negara ikut berperang di pihak Ukraina.
Bareskrim Polri menelusuri dugaan TPPO WNI di Jeju yang viral di Instagram. Polri menyebut belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.