Krisis Air Gunungkidul, Warga Semin Gali Kali Oya yang Kering
Kekeringan Gunungkidul meluas. Warga Semin menggali aliran Kali Oya yang mengering untuk mendapatkan air bersih.
SEDEKAH LAUT PANTAI BARON Sejumlah nelayan bersama warga pesisir pantai Baron menggunakan kapal untuk membawa beragam sesaji yang ditempatkan dalam tandu berbentuk miniatur rumah joglo ke tengah lautan berjarak 2 Mil dari bibir pantai dalam upacara tradisi Sedekah Laut di Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, DI. Yogyakarta, Kamis (29/08/2013). Sedekah laut yang menjadi tradisi jelang musim panen besar ikan itu menjadi wujud rasa syukur para nelayan atas kelimpahan tangkapan ikan dan keselamatan selama mengar
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul memetakan potensi pariwisata yang ada menjadi enam kawasan strategis pariwisata (KSP).
Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan pemetaan kawasan sesuai dengan rencana induk pembangunan pariwisata daerah, yang peraturan daerahnya sedang dibahas di Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Gunungkidul.
Harapannya, pemetaan ini mampu mewujudkan industri pariwisata yang mampu menggerakkan perekonomian daerah. “Ujung-ujungnya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar lokasi pariwisata,” ujarnya, Senin (12/5/2014).
Hary mencontohkan, pengembangan di kawasan di KSP 1 yang meliputi wilayah Panggang, Purwosari dan Saptosari berbasis pada pariwisata alam dengan didukung pengembangan budaya setempat.
Untuk KSP 2 meliputi Tanjungsari, berupa potensi pariwisata pantai yang didukung dengan hasil olahan laut, yang membentang mulai dari Pantai Baron sampai Pok Tunggal.
“Yang jelas pengembangannya disesuaikan dengan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah,” papar Hary.
Ketua Pansus Raperda Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah Gunungkidul Suhardono mengatakan isi aturan tetap berpedoman pada nilai-nilai budaya dan kelestarian lingkungan.
“Dibandingkan dengan daerah lain, Gunungkidul memiliki potensi wisata yang lebih komplet. Jadi, ini harus benar-benar dimanfaatkan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan Gunungkidul meluas. Warga Semin menggali aliran Kali Oya yang mengering untuk mendapatkan air bersih.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.