Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi (Dok/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Belum genap sepekan, di wilayah Gunungkidul terjadi dua kasus bunuh diri. Kasus pertama, menimpa Sutiyono, warga Kedungpoh, Nglipar pada Senin (13/5/2014). Kali ini, peristiwa yang sama menimpa Tuginem, 70, salah seorang nenek Warga Kelor, Karangmojo.
Tak jauh beda dengan dialami Sutiyono, kuat dugaan penyebab kenekatan Mbah Sembrung, sapaan akrabnya, mengakhiri hidup dengan gantung diri karena penyakit tumor yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Jumat (16/5/2014) sekitar pukul 04.00 WIB, korban diketemukan salah seorang keluarganya tergantung di depan pintu masuk kamar rumah dengan posisi hampir terduduk dan lutut tampak menyentuh lantai.
Tokoh Masyarakat Desa Kelor, Yustina Kemiyarni kepada Harianjogja.com, Jumat (16/5/2014) menuturkan kematian yang tidak wajar itu membuat geger warga sekitar. Apalagi, sehari sebelum diketemukan gantung diri, Mbah Sembrung sempat membagi-bagikan kacang kepada warga sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.