Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Harianjogja.com, JOGJA-Kepolisian Sektor Gondomanan menggerebek enam pria yang sedang berpesta minuman keras (miras) di depan Pagelaran Kraton, Sabtu (14/6/2014) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.
Keenam pria warga Temanggung, Jawa Tengah tersebut kemudian diamankan ke Mapolsek Gondomanan untuk dimintai keterangan.
Keenam pria tersebut adalah masing-masing berinisial SY, 30, SH, 24, MT, 22, SS, 18, MS, 18, MM, 20.
Kepala Polsek Gondomanan Komisaris Polisi Heru Muslimin mengatakan, penggerebekan itu dilakukan saat polisi sedang melakukan patroli di sekitar Alun-alun Utara, menyaksikan enam pria yang teriak-teriak. Polisi kemudian mendekati dan ternyata keenam pria tersebut sedang pesta miras oplosan jenis Ciu.
“Kita amankan ke Polsek untuk didata dan dimintai keterangan,” kata Heru, Minggu (15/6/2014).
Dari keterangan para pelaku, menurut Heru, mereka hanya minum di depan Pagelaran Kraton. Sementara miras oplosan diperoleh dari luar Kecamatan Gondomanan. Polisi kini masih mendalami para penjual miras oplosan tersebut. “Kita masih dalami dulu penjual mirasnya, nanti akan kita razia,” ucap Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
PANDI menargetkan jumlah domain .id mencapai 2,8 juta pada 2031 seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap domain lokal.