Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Harianjogja.com, JOGJA-Rumah Hendri Harum Bintoro, 39, di Jalan Harjono, Kampung Gunungketur, Pakualaman dilempar bom molotov oleh dua orang tak dikenal, Rabu (25/6/2014) dini hari.
Belum diketahui motif pelemparan molotov di rumah yang dijadikan posko Banteng Manunggal Perjuangan (Bamper) sebagai organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Sebelumnya atau 17 Juni lalu, posko tersebut juga dirusak oleh sekelompok orang seusai kampanye Jokowi-JK di Mandala Krida.
Kejadian kala itu, siang hari, puluhan orang merusak kaca, jendela dan pintu posko. Namun pelaku diketahui merupakan kader internal PDIP yang berbeda organisasi sayap partai.
“Kalau yang kejadian tadi malam [Rabu, dini hari] pelakunya dua orang masih remaja tapi belum tahu orangnya,” kata Mike Yulia Prolita, 36, istri dari Hendri harum Bintaro, saat ditemui di rumahnya, Rabu (25/6/2014) siang.
Menurut Yuli, peristiwa, Rabu dini hari, terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Tiba-tiba dikagetkan dengan suara ledakan dari balik pintu rolling door garasi. Empat orang yang berada di rumah langsung keluar dan melihat api sudah membakar tembok dan rooling door.
Terdapat pecahan botol yang biasa digunakan untuk jualan bensin eceran dan sumbu di sekitar lokasi. Mahendra Kusuma, adik Yuli, pun langsung mengejar hingga Jalan Taman Siswa, namun kehilangan jejak.
“Adik saya sempat mengejar pelakunya dua orang pakai motor matic,” ucap Yuli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.
Kejati Jateng mengusut dugaan korupsi Smart Classroom di 13 daerah. Harga TV pintar diduga digelembungkan hingga enam kali lipat.
Desil Timbul, tukang becak Kulonprogo, masih tercatat 9 menurut lurah. Sebelumnya BPS menyebut desilnya telah turun menjadi 3.
Pembangunan tahap pertama Taman Budaya Bantul di Sendangsari mencapai 70 persen. Proyek ini menggunakan Dana Keistimewaan DIY Rp19,8 miliar.
Kejati Jateng mencatat penyelamatan keuangan negara Rp36,8 miliar dari perkara korupsi dan TPPU sepanjang Januari-Agustus 2026.