7 Ekor Kambing Warga Tepus Mati Diserang Hewan Misterius
Tujuh kambing warga Tepus, Gunungkidul, mati dengan luka gigitan diduga akibat serangan kawanan hewan liar di tengah kemarau
Ilustrasi bom bakar yang lebih kondang dengan sebutan molotov cocktail (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Aparat Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan http://www.harianjogja.com/baca/2014/07/24/teror-bom-molotov-di-rumah-pendeta-gunungkidul-digagalkan-warga-521783" target="_blank">teror bom molotov di rumah Suryadi, seorang pendeta Gereja Bethel Indonesia.
Kepala Satreskrim Polres Gunungkidul, AKP Suhadi mengatakan masih melakukan pendalaman terkait penemuan bom molotov tersebut. Hanya, dia belum bisa memastikan apakah tujuan dari aksi teror tersebut.
“Kami belum bisa memperkirakan teror ditujukan ke siapa? Pasalnya, saat ditemukan posisi botol berada di tengah-tengah jalan,” ungkapnya, Kamis (24/7/2014).
Rencananya polisi juga akan memanggil saksi-saksi terkait untuk mengungkapkan motif dibalik teror tersebut. apalagi, saat ini dalam situasi waspada, dimana dalam bersamaan ada momen lebaran dan penetapan pemenang pemilihan presiden 2014.
“Kami belum bisa menyimpulkan, karena kami masih mendalaminya melalui keterangan-keterangan saksi,” katanya.
Namun, Suhadi menilai ada kejanggalan dalam bom tersebut. biasanya, selain bensin dan kain sebagai sumbu, di dalam botol diisi gotri atau paku. Namun, dalam bom tersebut hanya terdiri material bensin dan kain sebagai sumbunya saja.
“Ini beda dengan kebanyakan bom molotov yang ada. Tapi, kami tetap akan berusaha mengungkap pelaku teror ini,” tandasnya.
Teror bom molotov terjadi di Desa Baleharjo, Wonosari, Kamis (24/7/2014) dinihari. Diduga kuat, aksi teror ini ditujukan kepada Suryadi, seorang pendeta Gereja Bethel Indonesia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 02.00 WIB, terdapat dua orang yang memiliki gerak gerik mencurigakan. Malahan, kedua pelaku sempat mondar madir di sekitar rumah Pendeta Suryadi.
Pelaku juga sempat menyulut bom tersebut dengan korek api. Namun, belum sempat melakukan pelemparan, aksi tersebut diketahui warga. Akibatnya, bom molotov yang berisi bensin dengan sumbu kain itu dijatuhkan di tengah jalan, tepat di depan rumah Suryadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing warga Tepus, Gunungkidul, mati dengan luka gigitan diduga akibat serangan kawanan hewan liar di tengah kemarau
ChatGPT, Claude, Grok hingga Gemini mengalami gangguan hampir bersamaan pada 3 September 2026. Sejumlah perusahaan AI masih menyelidiki penyebab insiden tersebu
Dokumenter Oasis: Don’t Look Back In Anger tayang terbatas di bioskop Indonesia 11-13 September 2026. Simak isi dan kisah reuni Liam-Noel Gallagher.
Sedikitnya 43 orang dilaporkan tewas dalam aksi penyedotan BBM ilegal di Okrika, Nigeria. Polisi masih mendata korban dan menyelidiki insiden.
Megawati Hangestri berpeluang debut bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026 pada 14 Oktober melawan Hi Pass. Simak jadwal lengkapnya.
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyelenggarakan Customer Day 2026 pada 3–6 September 2026