Investasi di Gunungkidul Tembus Rp488 Miliar dalam Enam Bulan
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggota DPRD Gunungkidul terpilih melakukan gladi bersih perisapan pelantikan. simulasi ini digelar untuk menyukseskan acara pelantikan pada Senin (11/8/2014) esok. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Duet PDIP Perjuangan dan PAN mendapatkan jatah pimpinan dewan sementara hingga pimpinan definitive terbentuk. Dua jabatan sementara ini akan diduduki Suharno dari PDI Perjuangan dan Ketua DPD PAN Gunungkidul, Dodi Wijaya akan menjadi wakilnya.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Tudjuh Priyono mengatakan keputusan pemilihan pimpinan sementara ini didasarkan pada hasil pemilihan legislatif 2014 lalu. Dua partai ini merupakan peraih suara terbanyak dalam pemilihan yang berlansung pada 9 April lalu.
“Surat resmi penunjukkan juga sudah diberikan. Nantinya, pimpinan sementara mulai efektif bekerja setelah pelantikan dewan baru,” katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (9/8/2014).
Tugas dari pimpinan sementara ini antara lain memimpin rapat DPRD, memfasilitasi pembentukan fraksi. Tugas lain duet ini adalah mengakomodir penyusunan peraturan dan tata tertib anggota DPRD Gunungkidul periode 2014-2019.
“Yang paling penting tugas dari dua orang ini adalah membentuk pimpinan dewan secara tetap,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Gunungkidul Dodi Wijaya mengakui bila proses penunjukan pimpinan sementara DPRD berlangsung melalui rapat koordinasi kepartaian pada Selasa (5/8/2014) lalu. Hasilnya, secara musyawarah Dodi Wijaya terpilih sebagai pimpinan sementara DPRD dari PAN.
Dia menjelaskan, nantinya pimpinan sementara bertugas secara resmi setelah proses pelantikan dewan baru dilakukan. Dalam rapat tersebut, Sekretaris DPRD akan membacakan surat keputusan penujukkan piminan dewan sementara hingga alat kelengkapan pimpinan dewan benar-benar terbentu.
“Secara simbolisasi nantinya akan ada penyerahan palu dari Ketua DPRD lama ke pimpinan sementara. Jadi, mulai saat ini kami resmi bekerja hingga pimpinan definitive terbentuk,” papar Dodi.
Tak jauh berbeda juga terjadi di kubu PDI Perjuangan Gunungkidul. Pasalnya, secara aklamasi Suharno terpilih sebagai pimpinan sementara. Keputusan penunjukkan ini dilaksankaan pada rapat DPC PDI Perjuangan Gunungkidul Minggu (3/8/2014).
“Ini adalah keputusan partai, jadi saya akan melaksanakan keputusan itu dengan sebaik-baiknya,” ungkap Suharno. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
PSIM Jogja memulai uji coba pra-musim menghadapi Beta Jaya. Pelatih Jean-Paul van Gastel menilai energi pemain positif dan fokus membangun permainan berbasis pe
Regulator keselamatan AS menyelidiki sekitar 1,2 juta kendaraan Tesla Model 3 dan Model Y terkait dugaan kegagalan komponen suspensi yang berpotensi memengaruhi
Polresta Sleman meningkatkan penanganan dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa UAD saat KKN ke tahap penyidikan. Pemeriksaan saksi dijadwalkan berla
Uni Eropa menginvestasikan 10 miliar euro atau sekitar Rp207 triliun untuk membangun tujuh pabrik AI raksasa. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat posisi Eropa
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka