Nelayan Asal Riau Meninggal di Laut Gunungkidul, Ini Kronologinya
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Playen, Jefri Hermawan,16, ditemukan meninggal di rumah temannya, di Dusun Kedungdowo Wetan, Desa Pampang, Paliyan, Selasa (9/9/2014) sekitar pukul 09.00 WIB.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian, namun diduga kematian dikarenakan kecelakaan.
Dugaan ini muncul, karena saat ditemukan Jefri dalam posisi terlentang. Di tubuhnya juga terdapat luka lecet dan lebam di bagian muka.
Sementara, kendaraan yang digunakan rusak dan dipenuhi dengan tanah. Jenazah pemuda asal Dusun Watugilang, Desa Mulusan itu pertama kali ditemukan oleh Fauzi, teman bermain korban.
Saat keluar kamar, Fauzi mendapati korban terlentang di dekat kipas angin di ruang tengah. Takut terjadi apa-apa, Fauzi meminta bantuan kepada warga untuk mengecek kondisi korban.
Malahan, Jefri sempat dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Piyaman untuk mendapatkan pertolongan. Naasnya, sesampai di rumah sakit, petugas medis menyatakan korban sudah meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Marc Klok membidik kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di GBLA.
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.