Polres Gunungkidul Buru 2 Pelaku Penipuan Proyek KDMP, Sempat Mangkir
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Playen, Jefri Hermawan,16, ditemukan meninggal di rumah temannya, di Dusun Kedungdowo Wetan, Desa Pampang, Paliyan, Selasa (9/9/2014) sekitar pukul 09.00 WIB.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian, namun diduga kematian dikarenakan kecelakaan.
Dugaan ini muncul, karena saat ditemukan Jefri dalam posisi terlentang. Di tubuhnya juga terdapat luka lecet dan lebam di bagian muka.
Sementara, kendaraan yang digunakan rusak dan dipenuhi dengan tanah. Jenazah pemuda asal Dusun Watugilang, Desa Mulusan itu pertama kali ditemukan oleh Fauzi, teman bermain korban.
Saat keluar kamar, Fauzi mendapati korban terlentang di dekat kipas angin di ruang tengah. Takut terjadi apa-apa, Fauzi meminta bantuan kepada warga untuk mengecek kondisi korban.
Malahan, Jefri sempat dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Piyaman untuk mendapatkan pertolongan. Naasnya, sesampai di rumah sakit, petugas medis menyatakan korban sudah meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
Dishub Boyolali identifikasi 11 ruas jalan rawan kecelakaan. Empat ruas jadi prioritas dalam RAK LLAJ 2026–2031.
KPK periksa 9 saksi terkait alih fungsi hutan di Kuansing dan dugaan suap jabatan yang menjerat Bupati Suhardiman Amby.
Ahli gizi menyarankan smoothie pagi kaya protein, serat, dan lemak sehat untuk menjaga metabolisme dan energi tetap stabil.
Sebanyak 30 ribu manajer Koperasi Desa Merah Putih siap ditempatkan Agustus 2026 untuk memperkuat ekonomi desa dan percepat pemerataan.
Pertamina pastikan stok BBM di Jateng dan DIY aman hingga 14 kali konsumsi harian. Antrean SPBU disebut masih terkendali.