Panen Tembakau Dimulai, Petani Semin Nikmati Hasil Musim Kemarau
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.
Partono saat menggiring sapi dagangannya di Pasar Hewan Siyono Harjo. Jelang kurban, harga sapi cenderung menurun. Kamis (2/10/2014). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jelang Iduladha harga jual sapi di Pasar Hewan Siyono Harjo, Playen, Gunungkidul berangsur-angsur turun mulai dari Rp500.000 hingga Rp1,5 juta. Sementara harga jual daging kambing cenderung stabil.
Salah seorang pedagang Warsidi, 40, mengakui harga sapi cenderung turun. Dia tidak tahu penyebab anjloknya harga sapi. Namun,
Warsidi menduga turunnya harga jual dikarenakan makin dekatnya hari perayaan Iduladha.
“Tapi jika dibandingkan harga jual beberapa hari yang lalu sudah sangat jauh,” katanya saat ditemui di Pasar Hewan Siyono Harjo,
Kamis (2/10/2014).
Dia mencontohkan sepekan yang lalu, bisa menjual seekor sapi dengan harga Rp15 juta. Namun kemarin, lelaki asal Baron itu
mengaku menjual sapi dengan harga Rp13,6 juta per ekor. Warsidi menambahkan harga sapi sangat tergantung dengan ukuran. Dia juga menilai antusiasme warga untuk membeli hewan kurban tak seperti perayaan di tahun sebelumnya. Kondisi pasar terlihat sepi
dan ini berdampak pada aktivitas jual beli di Pasar Siyono Harjo.
“Saya membawa enam ekor sapi, baru laku dua ekor. Mas juga bisa dilihat sendiri, hinggakini [siang kemarin] di pasar masih banyak sapi yang dijual,” tegas dia.
Hal senada diungkapkan Partono, penjual sapi lain. Menurut dia, anjloknya harga jual sapi sangat terlihat. Kondisi ini sangat berbeda
dengan harga jual sebelumnya. Dia mencontohkan sepekan lalu dia mampu menjual seekor sapi seharga Rp16,5 juta. Namun, kondisi
itu tak terjadi lagi, sebab saat mencoba menjual sapi dengan jenis dan berat yang sama, Partono mengaku kesulitan. Partono mengaku masih bimbang, apakah akan menurunkan harga jual atau tetap bertahan dengan harga yang ia inginkan.
Kondisi berbeda terlihat di komoditas hewan kurban lain, yakni kambing. Meski berlokasi sama dengan tempat penjualan sapi, nyatanya harga jual kambing stabil. Seorang pedagang kambing Samiyo,47, megatakan, perayaan kurban yang tinggal menyisakan
hitungan hari tak berpengaruh terhadap harga jual kambing. Sebab, dalam beberapa pekan terakhir harganya relatif stabil di kisaran
paling rendah Rp1,5 juta per ekor.
“Masih sama dan tidak ada perubahan. Kisaran harganya antara Rp1,5 juta hingga Rp2,1 juta. Harga jual tergantung bobot kambing,”
kata Samiyo, saat ditemui di Pasar Siyono Harjo, kemarin.
Menurut warga asal Gading, Playen itu, harga kambing hingga beberapa hari tetap bertahan di kisaran angka yang sama.
“Memang ada kambing yang harganya satu juta rupiah, namun kondisinya masih cempe [anakkambing]. Tapi itu tidak bisa digunakan untuk kurban,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta biaya resmi.
Amazon untuk pertama kalinya menembus kapitalisasi pasar US$3 triliun setelah sahamnya melonjak berkat kinerja AWS dan optimisme bisnis AI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga