Kelok 23 Gunungkidul Dilengkapi Rest Area dan 3 Gardu Pandang
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jumlah penderita gangguan jiwa di Gunungkidul relatif tinggi dan tak jarang penderita ganguan jiwa akut dipasung oleh keluarga.
Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, terdapat 31 kasus pemasungan.
Seksi Publikasi Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) DIY Ida Rochmawati mengatakan, penanganan penderita ganguan jiwa masih minim.
Masyarakat menganggap penyakit tersebut merupakan sesuatu yang harus disembunyikan. Dampaknya, penderita seringkali dikucilkan oleh masyarakat. Bahkan, tak jarang demi alasan keamanan banyak penderita dipasung.
"Banyak kasus penderita ditangani secara salah. Akibatnya, pengobatan yang dilakukan terkesan sia-sia," kata Ida, Jumat (10/10/2014).
Psikiater RSUD Wonosari itu menjelaskan, kondisi ini bertambah pelik karena minimnya pelayanan kesehatan untuk penderita ganguan jiwa.
Dia mencontohkan, di Gunungkidul hanya tiga puskesmas yang memberikan pelayanan, yakni Puskesmas Wonosari II , Playen I dan Semanu I.
“Kami terus berusaha untuk memberikan pelayanan terhadap penderita kesehatan jiwa. Bentuk kerja sama antara rumah sakit dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul adalah pembentukan desa siaga sehat jiwa di Semanu,” ungkap Ida.
Ida menambahkan berbagai upaya sudah dilakukan untuk mengurangi angka pemasungan. Namun, tetap saja belum bisa mengurangi, malahan dalam beberapa tahun cenderung meningkat.
“Pemasungan dilakukan karena ketidaktahuan masyarakat, terutama berkaitan dengan akses pengobatan. Sebenarnya, kalau diobati dengan benar maka penyakit itu bisa disembuhkan,” katanya lagi.
Pemasungan bukanlah langkah yang bijak untuk mengatasi penderita gangguan jiwa. Meski dengan dalih untuk keamanan, hal tersebut tidak dapat dibenarkan.
“Pastinya keadaan penderita akan semakin tertekan. Bukannya akan sembuh, keadaan penderita jadi semakin parah,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Jadwal Commuter Line Prameks Yogyakarta-Kutoarjo Selasa 8 September 2026. 5 perjalanan dari Jogja dan 5 dari Kutoarjo. Cek jadwal lengkap di sini.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 8 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 8 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bendung, Semin berencana memeperluas kawasan Lumbung Mataraman dari semula 1,2 hektare menjadi 2,2 hektare untuk menyasar MBG.
Janice Tjen mengaku bersyukur kembali tampil di US Open 2026 meski langkahnya di nomor ganda putri terhenti usai kalah dari Aldila Sutjiadi.