Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menutup paksa lima karaoke liar di sepanjang Pantai Selatan Gunungkidul, Rabu (29/10/2014).
Tak hanya itu, saat melakukan razia gabungan petugas Pemkab dengan Polres juga mengamankan lima gadis pemandu lagu.
Razia gabungan ini dilakukan berkat kerja sama antara Polres Gunungkidul dengan Pemkab yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan petugas perizinan.
Sasaran operasi yang dilakukan meliputi pantai di sepanjang Pantai Kukup, Krakal, Sepanjang. Operasi gabungan juga menyasar tempat-tempat hiburan di kawasan Purwosari.
Kepala Seksi Trantip Satpol PP Gunungkidul Djunjung Marhendro mengatakan, guna efektivitas operasi. Tim gabungan dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama menyisir sepanjang Pantai Baron sampai Pantai Krakal. Sementara tim kedua, bertugas untuk melakukan razia di wilayah Kecamatan Purwosari.
“Hasilnya positif, total ada empat tempat karaoke yang ditutup. Rinciannya, tiga tempat di Pantai Krakal, satu tempat karaoke di Pantai Sepanjang, dan satunya lagi di wilayah Purwosari,” kata Djunjung kepada wartawan, Rabu (29/10/2014).
Dia menjelaskan, penutupan di lima lokasi tempat hiburan itu karena dalam pengoperasiannya tidak memiliki izin resmi. Selain disegel, tempat-tempat itu juga dipasangi garis polisi.
“Penutupan itu berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No 13/2010 tentang Izin Usaha. Untuk pengusahanya belum ada sanksi administrasi atau pidana. Sebab, yang ditindak hanya tempat usahanya,” tegas dia.
Sementara itu, Panit Humas Polres Gunungkidul Ipda Ngadino menambahkan, selain menutup lima tempat hiburan, tim gabungan juga berhasil mengamankan lima orang wanita sebagai gadis pemandu.
“Usai razia, kelima orang dibawa ke polres untuk dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan,” kata Ngadino.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.