REBRANDING JOGJA : Ini Masukan Warga Jogja

Uli Febriarni
Uli Febriarni Senin, 03 November 2014 16:20 WIB
REBRANDING JOGJA : Ini Masukan Warga Jogja

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Warga menumpang becak saat melintas di jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (15/01/2014). Revitalisasi kawasan Malioboro dan Stasiun Tugu segera akan direalisasikan, pembenahan infrastruktur dikawasan itu diharapakan dapat mengatasi persoalan kemacetan dan akan lebih nyaman bagi pejalana kaki.

Harianjogja.com, JOGJA-Dalam Focus Group Discussion (FGD) Logo Rebranding Jogja, di gedung Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY, Minggu (2/11/2014), sejumlah elemen hadir untuk memberikan masukkan. Adapun masukan itu seperti ...

Marzuki Mohammad, pentolan Jogja Hip Hop Foundation mempertanyakan belum dilibatkannya anak-anak muda Jogja dalam pembuatan logo. Padahal, sejumlah anak muda di Jogja dikenal piawai mendesain logo.

Dia mencontohkan Farid Stevy Asta yang memenangi sayembara pembuatan logo PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada 2011 dan Bayu Galih Santoso, yang menang di sayembara sampul album grup band Maroon 5.

“Saya harap, rebranding bisa membawa spirit kehadiran pemerintah hingga ke rakyat. Agar rebranding ini bisa dipahami sebagai spiritnya wong Jogja,” ucapnya.

Sementara Butet Kertaradjasa mengkritik Hermawan Kertajaya yang sejauh ini baru melemparkan satu tipe logo rebranding, tanpa diikuti alternatif lainnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online