Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Organisasi sosial kemasyarakatan yang tercatat di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul mencapai 124 kelompok. Namun, dari jumlah tersebut hanya seperempatnya yang aktif, sementara sisanya dalam kondisi mati suri.
Kepala Seksi Organisasi Sosial Politik dan Ormas Kesbangpol Gunungkidul Arkham Mashudi mengakui, mayoritas ormas atau Lembaga Swadaya Masyarakat pemilik surat keterangan terdaftar (SKT) tak teridentifikasi aktivitas maupun kegiatanya. Sebab, kewajiban melapor ke Kesbangpol selama ini tak pernah dipenuhi.
“Awal-walnya memang sering aktif, namun lama-kelamaan menghilang dengan sendirinya. Kami tidak bosan-bosannya menyuruh LSM atau ormas untuk melaporkan kegiatannya secara berkala, tapi seruan itu hanya dianggap angin lalu,” kata Arkham, Sabtu (15/11/2014).
Dia mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Sebab, dari ratusan ormas yang terdaftar hanya segelintir ormas rutin melakukan pelaporan berkala.
“Jumlahnya hanya sekitar 25 persen dari keseluruhan organisasi yang ada. Sisanya tinggal papan nama atau kantornya saja,” keluh dia.
Kepala Kesbangpol Gunungkidul Wahyu Nugroho mengatakan, pihaknya masih berharap supaya kelompok tersebut secara rutin melaporkan aktivitas kegiatannya.
“Sebenarnya tidak susah, karena laporan berupa struktur kepengurusan organisasi sudah kami terima. Kalau sudah ganti, ya laporkan pergantian itu. Tapi, kenyataannya hal tersebut jarang dilakukan,” kata dia.
Menurut Wahyu, Kesbangpol terus melakukan komunikasi untuk pembinaan, salah satunya dengan menggelar pertemuan secara berkala. Sayangnya, lanjut dia, kelompok yang datang bisa dihitung dengan jari, dan tidak sesuai dengan data yang ada.
Disinggung mengenai pendataan ulang terhadap ormas dan LSM di Gunungkidul, Wahyu mengaku telah melakukan pemograman. Namun, dia belum akan melakukannya dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, mencetak debut impresif pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026
PLN lakukan pemeliharaan jaringan 26 Mei 2026. Cek wilayah Jogja terdampak dan jadwal listrik padam 10.00–13.00 WIB.
Saat ini dunia pendidikan sedang mengalami perubahan besar di era Artificial Intelligence (AI) atau akal imitasi.
Cek jadwal KA Bandara YIA ke Jogja 26 Mei 2026. Perjalanan cepat 40 menit, solusi bebas macet dari bandara ke kota.
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata favorit, tetapi kini juga menjadi pusat studi banding keselamatan berkendara