Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Warga mengikuti tahap konsultasi publik pembangunan Bandara Kulonprogo di Balaidesa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (25/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah warga Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo siap menyetujui rencana pembangunan bandara selama besaran ganti rugi cocok dengan harga pasaran tanah saat proses pembebasan berlangsung.
Hal itu diungkapkan kalangan warga Jangkaran yang mengikuti konsultasi publik rencana pembangunan bandara internasional di Balaidesa Jangkaran, Selasa (25/11/2014). Konsultasi publik digelar Tim Pembangunan Bandara Baru DIY
Warga Dusun Ngelak, Jangkaran, Sumiyati, 60, mengaku bakalan setuju dengan pembangunan bandara selama kebijakan pemerintah tidak merugikan masyarakat. Dia berharap ganti rugi sesuai dengan harga pasar dan dibayar lunas sebelum pembangunan dimulai.
“Kalau ditunda-tunda, khawatir hak warga tidak dipenuhi,” ujarnya, kemarin.
Warga Dusun Lawang, Jangkaran, Purnomo, juga menyetujui pembangunan bandara di Temon selama ganti rugi yang diberikan sesuai.
“Rumah saya tergusur kena bandara dan minta ganti rugi yang layak serta dibayar lunas sebelum pembangunan fisik dimulai,” paparnya.
Konsultasi publik merupakan salah satu tahap yang harus dilalui dalam pembangunan bandara di Kulonprogo dan Balaidesa Jangkaran menjadi lokasi pertama diselenggarakannya tahap ini. Pelaksanaan konsultasi publik kemarin berjalan lancar dan kondusif.
Sebanyak 89 undangan disebar untuk konsultasi publik hari pertama dan warga yang hadir ada 150 orang. Di agenda kemarin, warga yang setuju mengisi formulir kesepakatan sementara yang tidak setuju mengisi formulir penolakan. Sampai berita ini naik cetak kemarin petang, proses tatap muka dan pengisian formulir belum selesai sehingga belum diperoleh kepastian jumlah warga Jangkaran yang setuju maupun menolak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Kabut asap Kalimantan menyeberang ke Filipina. Udara Manila masuk kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya dan sekolah diliburkan.
Inflasi Gunungkidul pada Agustus 2026 mencapai 0,28%, tertinggi di DIY. Harga daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar.
Si Jodie memungkinkan dokumen pencatatan sipil di Jogja selesai sehari kerja. Cek syarat dan kanal resmi pengajuannya.
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
DPRD Sleman mendorong kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi bagi lulusan S1 untuk melanjutkan S2 sebelum mengabdi di wilayah 3T.