PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menghentikan pengadaan buku ajar senilai Rp5,6 miliar. Hal itu sebagai dampak diberhentikannya Kurikulum 2013 oleh Pemerintah Pusat.
Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, tidak ada masalah dengan penghentian pengadaan buku itu. Sebab, hingga saat ini proses kontrak dengan rekanan belum dilakukan.
“Tidak masalah, karena surat perjanjian kerja sama hingga saat ini belum dibuat,” kata Bahron saat ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Senin (15/12/2014).
Dia menjelaskan, alasan pengadaan buku urung dilakukan karena ada kebijakan pemerintah untuk menghentikan Kurikulum 2013. Meski ditanggapi secara beragam, Disdkipora Gunungkidul memutuskan untuk menghentikan pembuatan buku ajar itu.
“Hingga saat ini yang belum mengadakan hanya Kulonprogo dan Gunungkidul. Sedang untuk tiga kabupaten-kota di wilayah DIY sudah melakukannya,” ulas dia.
Rencananya anggaran pengadaan buku akan kembali diwacanakan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan 2015. Namun, sebelum itu dilakukan, kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan penunjuk pelaksana dan petunjuk teknis baru tentang kurikulum.
“Kami tunggu saja perkembangannya. Kebijakan yang diambil apa pusat, kami siap menjalankannya,” ungkap Bahron.
Lebih jauh dikatakan Bahron, meski telah resmi diberhentikan, sejumlah sekolah tetap menggunakan Kurikulum 2013. Hingga saat ini ada 12 sekolah yang tetap menerapkan kurikulum itu.
“Sekolah yang tetap menerapkan merupakan percontohan penerapan Kurikulum 2013,” sebut dia.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul M Dody Wijaya meminta guru tetap bekerja dengan profesional. Perubahan kurikulum tidak menjadikan para guru bingung.
"Konsekuensi dari perubahan itu, maka kebijakan yang ada juga bisa berubah," ulasnya.
Dia pun meminta, proses pembuatan kurikulum benar-benar diperhatikan. Penghentian Kurikulum 2013 harus dijadikan pembelajaran bersama, sehingga nantinya saat kebijakan diambil harus dilakukan dengan proses yang matang.
“Sebuah kebijakan memiliki dampak yang sangat luas. Jadi, untuk penetapan kurikulum harus benar-benar memperhatikan segala hal, mulai dari tenaga pendidik, siswa maupun dampak dari pelaksanaan kurikulum itu,” tutur politisi PAN itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Cara menyimpan daging kurban agar tahan hingga 3 bulan. Hindari kesalahan umum seperti mencuci sebelum disimpan.
Sapi kurban Presiden Prabowo seberat 930 kg disembelih di Masjid Raya Klaten dengan teknik gesper, proses cepat dan minim stres.
Rupiah tembus Rp17.800 per dolar AS, Menkeu pastikan APBN tetap aman dan pemerintah siapkan langkah penguatan.
Prancis pertimbangkan gugatan hukum terhadap Israel usai insiden kekerasan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza.
Kemendikdasmen kucurkan Rp2 miliar bangun SD Muhammadiyah 2 Sorong yang rawan banjir, perkuat pendidikan di wilayah 3T.