Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Dua pekerja di pabrik pupuk di Gunungkidul pingsan diduga keracunan gas saat membersihkan bak penampungan pupuk
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dua orang pekerja di Pabrik Pupuk Klinik Petani Organik PT Sendang Sumber Berkah Indonesia, Sukamto dan Giyarto harus dirawat di rumah sakit karena keracunan saat membersihkan bak penampungan pembuatan pupuk, Senin (12/1/2015) sekitar pukul 11.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awalnya korban berencana membersihkan lumut di bak penampungan cairan buah mojo untuk campuran pupuk organik.
Namun, saat proses pembersihan, Sukamto merasa pusing dan terpeleset sehingga jatuh pingsan di dalam bak setinggi 2,5 meter dengan lebar 1,5 meter.
Melihat Sukamto jatuh pingsan, Giyarto berusaha menolong. Nahasnya, upaya menolong korban tidak membuahkan hasil. Malahan, dia ikut-ikutan pingsan dalam bak tersebut.
“Kejadiannya tidak berselang lama. Sebab, mereka baru bekerja sekitar 15 menit,” kata Pak Mul, teman kedua korban, usai kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Pesawat delay atau batal? Simak hak penumpang, mulai refund, penerbangan pengganti, makanan, hotel hingga kompensasi.
Xiaomi konfirmasi REDMI Note 17 Series rilis 16 September 2026 di Indonesia. Hadir 4 model dengan baterai 10.000 mAh dan sertifikasi TÜV SÜD.
T.O.P membatalkan fan meeting Jakarta H-9. Agensi menyebut kondisi setempat, sementara kaitannya dengan erupsi Anak Krakatau belum dikonfirmasi.
Mau beli HP lipat? Jangan hanya melihat RAM dan kamera. Chipset ikut menentukan multitasking, kamera, gaming, AI, dan efisiensi.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.