Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Tindak asusila siswa berupa foto selfie tanpa busana diharapkan tidak mengakibatkan masyarakat melakukan 'penghakiman massal'.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Psikiater Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari Ida Rochmawati meminta masyarakat tidak langsung menghakimi pelaku foto bugil yang beredar di masyarakat. Semua pihak juga harus bertanggungjawab karena perkembangan remaja tidak lepas dari pola asuh dan lingkungan masyarakat. (Baca
Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2015/02/01/tindak-asusila-siswa-duh-foto-selfie-tanpa-busana-2-siswi-di-gunungkidul-beredar-573318">TINDAK ASUSILA SISWA : Duh, Foto Selfie Tanpa Busana 2 Siswi di Gunungkidul Beredar)
“Jangan langsung menghakimi dan harus dicari penyebabnya. Kurang bijaksana kalau kita langsung memutuskan bila pelaku bersalah, tanpa mengetahui permasalahan sejak awal,” kata Ida kepada Harianjogja.com, Senin (2/2/2015).
Dia menjelaskan selfie menurut beberapa pakar psikologi erat kaintannya dengan persepsi diri, aktualisasi dan kebutuhan akan perhatian. Pada dasarnya setiap orang ingin sekali mendapat penilaian positif akan dirinya, sehingga mereka berusaha sedemikian rupa untuk tampak ideal.
“Lewat media selfie, seseorang ingin mendapat perhatian dari orang lain. Hal ini masih bisa dianggap wajar bila dilakukan sebatas komunikasi sosial,” paparnya .
Namun, Ida menegaskan, ketika tindakan tersebut mulai berlebihan dan melampaui norma kepatutan, perlu dikaji ulang kondisi psikologisnya. Dia pun mengaku siap untuk memberikan konsulitasi kepada si pelaku foto selfie bugil tersebut.
“Perlu dicari latar belakangnya. Apakah sekadar fenomena sosial, adanya gangguan diri atau ada tujuan dan maksud tertentu. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada oknum dibalik tersebarnya foto-foto itu,” seru Ida.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Wilayah pesisir pantai selatan Jogja, khususnya di kawasan Kulon Progo dan Bantul, dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik Tindak Pidana Perdagangan
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 11 Agustus 2026 tersedia dari dini hari hingga malam. Cek jam keberangkatan YIA-Jogja dan sebaliknya.
UGR Tol Jogja-YIA tahap ke-55 senilai Rp131 miliar mulai dicairkan. BPN Kulonprogo meminta penerima segera mengosongkan lahan.
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia dan merusak enam bandara. Aktivitas penerbangan dihentikan hingga evaluasi infrastruktur selesai.
MK mendengarkan keterangan Polri dan KPK dalam uji materi Pasal 603 KUHP terkait kewenangan penetapan kerugian keuangan negara.