Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sunartono menyerahkan surat keputusan pengangkatan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sleman 2014 di aula gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sleman, Kamis (26/2/2015). (JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani I.N.)
PNS Kulonprogo, sebanyak 29 CPNS mendapat SK pengangkatan. Tahun ini, Pemkab mengajukan 849 formasi.
Harianjogja.com, KULONPROGO–Sebanyak 29 pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai PNS. Sebagian besar CPNS adalah tenaga guru kelas sekolah dasar, serta beberapa tenaga medis dan tenaga teknis.
Penyerahan SK Pengangkatan CPNS diberikan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo di Rumah Dinas Bupati, Rabu (18/3/2015). Penerima surat keputusan tersebut di antaranya 23 guru kelas SD, dua dokter umum, satu dokter gigi, satu apoteker, satu auditor pelaksana dan satu penyuluh keluarga berencana.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kulonprogo Yuriyanti mengatakan, pada pembukaan pendaftaran CPNS 2014, Kulonprogo mendapatkan jatah 30 formasi. Namun, hanya 29 formasi yang terisi.
“Sedangkan satu formasi untuk jabatan dokter spesialis obstetri dan ginekologi tidak terisi karena tidak ada pendaftar,” ujar Yuriyanti, Rabu.
Pada 2015, BKD Kulonprogo berencana mengajukan 849 formasi PNS ke Pemerintah Pusat. Kabid Perencanaan dan Pengembangan BKD Kulonprogo Sarji mengungkapkan, kebutuhan PNS di Kulonprogo mendesak dilakukan mengingat kebutuhan sumber daya manusia semakin banyak.
“Tahun ini kami mengajukan 849 posisi yang akan difokuskan pada layanan pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Hasto mengatakan, dalam rangka mewujudkan aparatur sipil negara yang profesional dan bermartabat, pemkab telah melaksanakan proses seleksi CPNS secara normatif, transparan, bersih, jujur, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Dia berharap, para pegawai tersebut dapat melayani masyarakat dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.