Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah abdi dalem kanca gladak didampingi abdi dalem keparak memikul jodang berisi makanan untuk disajikan kepada Sultan dan keluarga di Kraton Kilen, Kompleks Keraton Ngayogyakarta, Jumat (10/01/2014). Tradisi menyiapkan makanan untuk Sultan dan keluarga kerajaan itu dilaksanakan setiap hari pada siang hari jelang makan siang.
Perkembangan Kraton Jogja tidak boleh keluar dari jalur agama dan adat istiadat
Harianjogja.com, JOGJA-Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat berharap perkembangan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak keluar dari jalur agama, dan adat istiadat.
Harapan Yudhaningrat yang biasa disapa Gusti Yudho itu diungkapkan seusai menjadi pembicara dalam Forum Bersama Peduli Keistimewaan dan Perdais (Fordais) DIY di gedung PW Muhammadiyah Jogja, Jumat, pekan lalu.
"Kraton jangan menggak menggok, harus tegak lurus sesuai norma dan adat," katanya.
Gusti Yudho mengatakan, hadeging nagari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ke 268 menjadi refleksi bersama melihat Kehkalifahan Kraton dari masa ke masa. Memperteguh kembali silaturahmi Kraton dan Masyarakat sebagaimana yang dilakukan para pendahulu.
Gusti Yudho juga memuji perjuangan Sultan Hamengku Buwono X yang bertahta saat ini yang telah memperjuangkan Keistimewaan DIY dari pusat. Dari keistimewaan tersebut adanya fasilitas dana keistimewaan (Danais) yang tidak sedikit untuk kesejahteraan masyarakat.
"Semoga rakyat Jogja selalu sehat," harap Asisten Gubernur DIY Bidang Administrasi Umum ini.
Senada juga diungkapkan oleh adik tertua Sultan Hamengku Buwono X, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto.
Menurutnya, Kraton harus berpegang teguh kepada apa yang dahulu sudah dibangun oleh dinasti Mataram baik dalam nilai budaya meski ada perbedaan jaman.
"Eksistensi Kraton bisa berlanjut sejak jaman belanda sampai sekarang dan yang akan datang," kata KGPH Hadiwinoto.
Hadeging nagari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat 268 diperingati dua hari dua malam, Kamis-Jumat, pekan lalu, dimulai dari ziarah hubur, semaan quran, mujahadah, dan pengajian di Pagelaran Kraton yang dihadiri kiai besar Hasyim Muzadi, Maimun Zuber dan Misbachul Munir. Pengajian ini dihadiri ribuan masyarakat Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta tips hindari antrean.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif terbaru dan sistem pembayaran digital. Praktis, murah, dan terhubung ke seluruh Jogja.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.