Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah abdi dalem kanca gladak didampingi abdi dalem keparak memikul jodang berisi makanan untuk disajikan kepada Sultan dan keluarga di Kraton Kilen, Kompleks Keraton Ngayogyakarta, Jumat (10/01/2014). Tradisi menyiapkan makanan untuk Sultan dan keluarga kerajaan itu dilaksanakan setiap hari pada siang hari jelang makan siang.
Perkembangan Kraton Jogja tidak boleh keluar dari jalur agama dan adat istiadat
Harianjogja.com, JOGJA-Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat berharap perkembangan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak keluar dari jalur agama, dan adat istiadat.
Harapan Yudhaningrat yang biasa disapa Gusti Yudho itu diungkapkan seusai menjadi pembicara dalam Forum Bersama Peduli Keistimewaan dan Perdais (Fordais) DIY di gedung PW Muhammadiyah Jogja, Jumat, pekan lalu.
"Kraton jangan menggak menggok, harus tegak lurus sesuai norma dan adat," katanya.
Gusti Yudho mengatakan, hadeging nagari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ke 268 menjadi refleksi bersama melihat Kehkalifahan Kraton dari masa ke masa. Memperteguh kembali silaturahmi Kraton dan Masyarakat sebagaimana yang dilakukan para pendahulu.
Gusti Yudho juga memuji perjuangan Sultan Hamengku Buwono X yang bertahta saat ini yang telah memperjuangkan Keistimewaan DIY dari pusat. Dari keistimewaan tersebut adanya fasilitas dana keistimewaan (Danais) yang tidak sedikit untuk kesejahteraan masyarakat.
"Semoga rakyat Jogja selalu sehat," harap Asisten Gubernur DIY Bidang Administrasi Umum ini.
Senada juga diungkapkan oleh adik tertua Sultan Hamengku Buwono X, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto.
Menurutnya, Kraton harus berpegang teguh kepada apa yang dahulu sudah dibangun oleh dinasti Mataram baik dalam nilai budaya meski ada perbedaan jaman.
"Eksistensi Kraton bisa berlanjut sejak jaman belanda sampai sekarang dan yang akan datang," kata KGPH Hadiwinoto.
Hadeging nagari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat 268 diperingati dua hari dua malam, Kamis-Jumat, pekan lalu, dimulai dari ziarah hubur, semaan quran, mujahadah, dan pengajian di Pagelaran Kraton yang dihadiri kiai besar Hasyim Muzadi, Maimun Zuber dan Misbachul Munir. Pengajian ini dihadiri ribuan masyarakat Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Pakar UGM mengingatkan bahaya heat stroke di tengah suhu panas ekstrem. Kondisi ini dapat merusak fungsi organ dan otak hingga berujung kematian jika terlambat
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Laga Inggris vs Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026 terancam tunda akibat cuaca ekstrem di Miami. FIFA pantau badai petir dan suhu 43°C. Inggris juga ha