CSR Perusahaan Bisa Dipakai Lindungi Pekerja Informal, Ini Arahan Sri Sultan
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Seorang pembeli tengah memilih dagangan dilapak pedagang sembako di Pasar tradisional Piyungan. Pada hari pertama berlakunya harga baru BBM, sejumlah harga kebutuhan pokok untuk non-pabrikan sudah mulai berguguran seperti sayuran, daging, telur, beras dan cabai. (JIBI/Harian Jogja/Endro Guntoro)
Harga kebutuhan pokok di Jogja masih stabil tinggi
Harianjogja.com, JOGJA—Memasuki bulan kelima tahun ini, harga sejumlah komoditas stabil tinggi dan cenderung mengalami kenaikan.
Harga bawang merah misalnya, saat ini dipatok rata-rata Rp23.000 per kilogram (kg). Padahal akhir April lalu, harga bawang merah sempat turun menjadi Rp21.000 per kg dari sebelumnya sekitar Rp26.000 per kg.
"Harga bawang sekarang naik lagi. Sejak awal Mei lalu sudah mengalami kenaikan rata-rata Rp1.000 per kg," ujar salah seorang penjual bawang merah di Pasar Beringharjo, Jogja, Ponimin, Jumat (8/5/2015).
Menurutnya, naik turunnya harga bawang tergantung dari kondisi permintaan. Jika permintaan sedikit maka harga akan turun karena stok melimpah. Sebaliknya, jika permintaan tinggi maka secara otomatis harga mengalami kenaikan.
"Harga dari pemasok sudah begitu, saya tinggal mengikuti. Tergantung juga dengan kondisi penjualan saat itu. Kadang habis 20 kg, kadang 25 kg,” ungkap dia.
Jika harga bawang merah naik, harga bawang putih justru stabil tinggi. Saat ini, bawang putih dijual dengan harga Rp22.000 per kg. Selain bawang, komoditas pedaging seperti daging ayam masih bertahan tinggi. Harga per kg daging ayam broiler dipatok antara Rp27.000 hingga Rp28.000 per kg.
Sementara, untuk harga telur ayam sedikit naik dari Rp18.000 per kg menjadi Rp19.500 per kg. Adapun untuk komoditas cabai harga jualnya terus anjlok. Cabai rawit merah harganya fluktuatif. Jika akhir April tercatat Rp16.000 per kg, awal Mei ini naik hingga Rp20.000 per kg.
Hingga Jumat kemarin, harga cabai dipatok menjadi Rp18.000 per kg. Untuk cabai merah kriting dipatok Rp12.500 per kg dan cabai besar merah Rp13.000 per kg.
Menurut Jumiyati, salah seorang pedagang sayur di Pasar Kranggan, tingginya harga-harga komoditas di pasaran erat kaitan dengan kondisi saat ini. Pasalnya, harga BBM dan gas mengalami peningkatan.
"Ada kemungkinan, pengaruh kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu sudah bisa dirasakan saat ini," ujarnya.
Komoditas gula pasir masih dijual di kisaran Rp11.500 per kg, minyak goreng barco Rp12.000 dan minyak goreng sawit Rp11.500 per liter. Sementara, harga beras untuk jenis IR I saat ini dijual rata-rata Rp9.850 sementara jenis IR II dipatok Rp9.200 per kg.
"Harga masih stabil tinggi. Belum ada penurunan yang signifikan," ujar Rama, penjual bahan kebutuhan pokok di Jalan AM. Sangaji, Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Kimi Antonelli menjuarai GP Spanyol 2026 di Madrid setelah mengungguli Verstappen dan Norris. Ini hasil lengkap balapan F1.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 14 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan dengan tarif promo Rp50.000 hingga September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 14 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.