Top Ten News Harianjogja.com Edisi Rabu 19 Agustus 2026
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.
Kerusuhan Sleman dipicu oleh dua pemuda yang menggeberkan kendaraan.
Harianjogja.com, SLEMAN - Dua pemuda ditangkap sejumlah warga di Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman Sabtu (23/5/2015) dinihari. Penangkapan itu dilakukan karena keduanya membuat ulah dengan menggeberkan sepeda motor yang dikendarai.
Kedua pemuda tersebut adalah HA, 23, dan DM, 20, yang sama-sama berprofesi sebagai cleaning servis dan juga tinggal di Sinduadi, Mlati.
Kapolsek Ngaglik Kompol Partono menjelaskan, kedua pemuda diamankan warga dan sempat dianiaya massa. Kendati demikian atas kesigapan anggotanya langsung diamankan ke Mapolsek Ngaglik. Keduanya sempat diperiksa penyidik, meski demikian tidak dilakukan penahanan karena sudah dilakukan mediasi dan tercapai kesepakatan damai dengan warga Sariharjo yang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kedua orangnya sempat kami panggil. Begitu juga pihak warga kami hadirkan dan tercapai kesepakatan damai. Begitu juga dengan warga untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan pembalasan," ungkap Partono, Sabtu (23/5/2015).
Awal peristiwa itu terjadi saat kedua pelaku bersama dengan satu orang temannya mengendarai dua sepeda motor dari arah utara ke selatan sekitar pukul 02.30 WIB. Sesampai di salahsatu warung burjo kawasan Sedan, komplotan ini justru menggeberkan motor yang dikemudikan. Bahkan menurut informasi sempat melakukan pelemparan ke area warung tersebut.
Warga yang emosi langsung mengejar para pelaku. Dua pelaku yang mengendarai motor Yamaha King justru menabrak seorang penjual sandal yang juga engendara motor Vega yang berlawanan arah. Keduanya pun ditangkap warga dan sempat dianiaya. Sedangkan satu teman korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra seorang diri berhasil kabur dari kejaran warga.
Meski sempat beredar informasi bahwa kedua pelaku sempat melakukan pembacokan, namun dibantah oleh Partono. Menurutnya tidak ada pembacokan. Setelah sempat terjadi kericuhan dan banyak warga berdatangan, keduanya diamankan ke Mapolsek untuk diperiksa.
"Kalau hasil pemeriksaan tidak ada pembacokan, jadi penyebabnya karena mbleyer motor itu, lalu warga mengejar" imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di tiap stasiun.
MW Passato karya modifikator Indonesia akan tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, membawa karya aftermarket Tanah Air ke panggung global.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.