Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Tanah pesisir selatan menjadi incaran investor. Warga pemilik tanah diminta tak mudah menjualnya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Perkembangan wisata yang begitu pesat membuat tanah-tanah di kawasan pesisir menjadi incaran investor. Oleh karenanya, masyarakat diminta tidak mudah melepas tanah miliknya.
Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, tanah-tanah di pesisir saat ini banyak diincar oleh investor. Hal ini tidak lepas dari geliat pariwisata yang terus perkembang dalam beberapa tahun belakang.
“Saya berpesan jangan mudah menjual tanah ke sembarangan orang. Sebab, itu nanti yang rugi masyarakat sendiri,” kata Badingah kepada wartawan usai meresmikan PLTS Gesing, Selasa (9/6/2015).
Dia bercerita, beberapa tahun lalu saat pariwisata belum booming, para investor mencari area pantai yang memiliki pasir. Namun, kondisi saat ini malah sebaliknya, banyak investor yang mencari pantai yang berbukit, karena lokasi tersebut bisa digunakan mendirikan rumah makan atau pun penginapan.
“Makanya kenapa banyak investor yang mencari lahan di Gunungkidul. Sebab, lokasi itu merupakan tempat strategis untuk berusaha,” tutur bupati wanita pertama ini.
Menurut dia, saat ini banyak-banyak broker tanah yang mengincar lahan milik warga. Tujuannya untuk membeli tanah dengan harga yang miring, kemudian menjual kepada investor dengan harga selangit.
“Kalau seperti ini, yang untung hanya spekulan. Sedangkan warga hanya mendapatkan untuk sedikit,” ujarnya.
Kerugian lainnya, sambung Badingah, warga tidak lagi dapat merasakan manfaat kawasan itu di saat potensi pariwisata berkembang dengan pesat. Untuk itu, dia menyarankan, apabila tetap ingin menjual lahan, warga diminta melepas ke investor yang sudah memiliki komitmen mengajak warga dalam pengembangan potensi pariwisata.
“Sikap ini perlu dimiliki dengan tujuan agar warga tidak hanya menjadi penonton. Tapi juga merasakan manfaat dari perkembangan itu,” tutur Badingah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia 24 perjalanan, dengan keberangkatan YIA mulai 04.20 WIB dan Tugu 05.16 WIB.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.