Gunungkidul Revisi Perda Kawasan Tanpa Rokok, Pemakaian Rokok Elektrik Bakal Diatur
Perda Kawasan Tanpa Rokok Gunungkidul bakal direvisi. Aturan baru akan mengatur pemakaian rokok elektrik sesuai regulasi pemerintah pusat.
Kekeringan di Gunungkidul mulai terjadi, sejumlah telaga mulai mengering
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sejumlah telaga di kawasan selatan Gunungkidul mulai mengering. Padahal telaga-telaga tersebut menjadi salah satu tumpuan bagi warga untuk mendapatkan air saat musim kemarau.
Informasi yang dihimpun, Senin (15/6/2015), kekeringan sudah terjadi di wilayah Desa Tepus, Kecamatan Tepus. Hal ini bisa dilihat dari keberadaan tiga telaga di kawasan itu.
Sejak satu bulan yang lalu air ditelaga Kalen, Sumur dan Lempek debit airnya terus menurun. Malahan untuk saat ini di ketiga telaga sudah kering kerontang. “Sudah tidak ada airnya,” kata Kepala Desa Tepus Sutrisno, Senin (15/5/2015).
Menurut dia, kekeringan sudah menjadi hal yang biasa saat kemarau. Biasanya saat di awal musim, warga menggunakan air telaga untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari mencuci, mandi hingga menyirami tanaman.
Sayangnya, untuk saat ini sudah tak bisa dilakukan. Sebab telaga-telaga yang ada sudah mengering, dan tak bisa digunakan lagi. “Di tempat kami tidak ada sumur, jadi warga banyak yang mengandalkan telaga,” kata dia lagi.
Tak jauh berbeda juga diungkapkan Kepala Desa Balong, Kecamatan Girisubo Suwardiyanto. “Satu-satunya telaga di tempat kami sudah mengering, padahal itu sangat bermanfaat bagi warga,” tutur Suwardiyanto.
Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Gunungkidul ada 280 telaga. Dari jumlah tersebut, hanya ada 70 telaga yang dimanfaatkan, sementara 210 telaga lainnya mengalami kekeringan. Mayoritas kekeringan tersebut disebabkan karena adanya proses sedimentasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perda Kawasan Tanpa Rokok Gunungkidul bakal direvisi. Aturan baru akan mengatur pemakaian rokok elektrik sesuai regulasi pemerintah pusat.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 15 September 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur, mulai 05.05 hingga 22.35 WIB.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, serta biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.
KPK menyebut Summarecon diduga terkait OTT dalam pengurusan HGB di Kabupaten Bogor yang menangkap 17 orang.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia ke 5 tujuan dengan tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 hingga September.
KPK menyita uang tunai yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah dan menangkap 17 orang dalam OTT ATR BPN.