Segera Dibuka, Kelok 23 Jadi Harapan Baru Ekonomi Sisi Barat Gunungkidul
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Dua alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi korban tertimbun longsoran tebing di Pantai Sadranan, Gunungkidul, DIY, Kamis (18/6/2015). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pantai Sadranan longsor diduga telah ada tanda-tanda sejak tiga tahun lalu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Peristiwa nahas yang terjadi di Pantai Sadranan Tepus Gunungkidul, Rabu (17/6/2015) ternyata sudah ada tanda-tanda sejak lama. Pasalnya sebelum kejadian, kondisi di sekitar tebing sudah ada retakan baik itu di bawah atau di atas tebing.
Salah seorang nelayan setempat, Rujimanto mengakui sudah melihat retakan tersebut sejak tiga tahun lalu. Ia melihat retakan itu tanpa sengaja, saat memancing dari atas bukit tersebut.
“Saat itu retakannya baru satu centimeter. Tapi selanjutnya saya tidak tahu lagi, karena saya juga tidak melakukan pengamatan,” kata Rujimanto, ditemui di sekitar lokasi bekas longsor, Jumat (19/6/2015).
Dia mengakui, selain retakan di atas, dia juga melihat retakan di sisi bawah. Hanya saja retakan tersebut, tidak selebar yang ada di sisi atas, karena saat itu masih berupa goresan.
“Saya tidak mengira kalau tebing akan ambrol. Saat melihat pertama kali saya kira itu hanya hal biasa sehingga tidak melaporkannya ke pihak yang berwenang,” ujar Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Gunungkidul itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul Saryanto menegaskan, akan memasang papan larangan di sekitar tebing-tebing di sekitar pantai di Gunungkidul. Harapannya, papan-papan tersebut bisa terpasang sebelum musim libur lebaran.
“Kami akan pasang. Harapannya pengunjung bisa menaaati imbauan tersebut dan lebih berhati-hati,” kata Saryanto, kemarin.
Dia menambahkan, rawan longsor seperti di Sadranan, juga potensi terjadi di sejumlah pantai di Gunungkidul. Untuk saat ini dia belum bisa mengungkapkan secara pasti, namun kerawanan bisa dilihat di Pantai Kukup, Baron, Siung, dan Wediombo.
“Baru akan diidentifikasi. Untuk lebih memudahkan, kami akan bekerjasama dengan ahli geologi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Como menang 2-1 atas Parma dan mengoleksi 10 poin dari empat laga Serie A. Tim Cesc Fabregas juga meraih empat kemenangan beruntun.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Musim kemarau 2026 diprediksi lebih kering dan panjang. Simak kebutuhan cairan dan cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini Selasa 15 September 2026 tersedia di PJR Temon. Cek jadwal, lokasi, jam layanan dan syaratnya.